Sri Devi Syamsuddin
STIKes Kurnia Jaya Persada

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN PEMANFAATAN LABORATORIUM INC DENGAN KEMAMPUAN PENERAPAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL (APN) PADA MAHASISWA TINGKAT II SEMESTER IV PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN STIKES KURNIA JAYA PERSADA PALOPO TAHUN 2017 nFN Irmayanti; Sri Devi Syamsuddin; nFN Rianjani
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 1 No 1 (2018): JURNAL FENOMENA KESEHATAN
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.939 KB)

Abstract

Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan yang terampil dengan didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Salah satu indikator pendidikan berkualitas adalah pencapaian hasil belajar yang maksimal oleh mahasiswa. Pencapaian hasil belajar antara mahasiswa yang satu dengan mahasiswa yang lain berbeda. Adanya perbedaan pencapaian hasil belajar mahasiswa dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor yang berasal dari dalam diri atau internal dan faktor yang berasal dari luar diri mahasiswa atau eksternal. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Dari hasil penelitian menunjukkan berdasarkan kemampuan asuhan persalinan normal terhadap pemanfaatan laboratorium yang dilakukan pada mahasiswa sebanyak 82 orang. Pada kategori mampu APN dan memanfaatkan laboratorium sebanyak 54 mahasiswa atau (65,9%), sedangkan pada kategori mampu dan tidak memanfaatkan laboratorium sebanyak 7 mahasiswa atau (8,5%), sedangkan pada kategori tidak mampu dan memanfaatkan laboratorium sebanyak 13 mahasiswa atau (15,9%), dan berdasarkan kategori tidak mampu dan tidak memanfaatkan laboratorium sebanyak 8 mahasiswa atau (9,8%) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Pemanfaatan Laboratorium INC dengan Kemampuan Penerapan Asuhan Persalinan Normal Pada Mahasiswa Tingkat II Semester IV Program Studi DIII Kebidanan STIKes Kurnia Jaya Persada.
Studi Literatur Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Nifas Sri Devi Syamsuddin; Samsiani HN
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 3 No 02 (2020): JURNAL FENOMENA KESEHATAN
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah suatu emulsi lemak dalam larutan protein, laktosa dan garam anorganik yang sekresi oleh kelenjar mamae ibu, yang berguna sebagai makanan bagi bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh Pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas Tahun 2020. Desain peneltian yang digunakan adalah metode studi literatur dengan jenis penelitian review sistematik. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh jurnal yang bertemakan Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap produksi Asi pada ibu nifas dan sampel yang digunakan sebanyak 7 jurnal sesuai dengan kriteria inklusi. Analisa data melalui metode analisis yang menggunakan PICOT. Berdasarkan hasil analsis dari ketujuh artikel penelitian didapatkan bahwa adanya peningkatan produksi ASI pada ibu nifas yang dilakukan intervensi pijat oksitosin. Saran kepada petugas kesehatan untuk melakukan pijat oksitosin terhadap ibu nifas yang menyusui diruang nifas atau pada saat kunjungan nifas dirumah.
PENGARUH WAKTU PENJEPITAN TALI PUSAT TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN BILIRUBIN BAYI BARU LAHIR Sri Devi Syamsuddin; Ira Jayanti
Voice of Midwifery Vol 9 No 2 (2019): Voice of Midwifery
Publisher : Lembaga Penerbit dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/vom.v9i2.113

Abstract

Latar belakang : Masa setelah bayi lahir, terjadilah peralihan peran oksigenasi dari plasenta ke paru bayi. Selama masa tersebut, oksigenasi bayi melalui plasenta masih berlanjut. Jika peran oksigenasi plasenta dihentikan mendadak (penjepitan dini), sementara paru belum berfungsi optimal, maka cerebral blood flow menjadi tidak adekuat. Tujuan : untuk membuktikan lebih lanjut dari penelitian sebelumnya yaitu adanya pengaruh waktu penjepitan tali pusat setelah bayi lahir terhadap kadar hemoglobin (Hb) dan Bilirubin bayi. Metode : cross sectional, menganalisis pengaruh waktu penjepitan tali pusat ≥ 2 menit (penjepitan tunda) setelah bayi lahir terhadap kadar Hb dan Bilirubin bayi dibandingkan dengan < 2 menit (penjepitan segera). Tahapan pertama (1) pemantauan persalinan dan intervensi penundaan pemotongan tali pusat, (2) perbandingan dilakukan pemotongan tali pusat segera, (3) pengambilan sampel darah bayi baru lahir melalui arteri brachialis. Kedua, analisis darah bayi di laboratorium tingkat keakuratan 99,99%. Hasil : uji regresi linier, menunjukkan pengaruh waktu penjepitan tali pusat dengan kadar Hb dan bilirubin bayi menunjukkan pengaruh yang kuat (r=0,905). Simpulan : ada pengaruh waktu penjepitan tali pusat terhadap kadar Hemoglobin bayi tetapi tidak untuk kadar bilirubin bayi baru lahir. Kata Kunci : Waktu penjepitan tali pusat, Hemoglobin, bilirubin, bayi baru lahir.
HUBUNGAN RIWAYAT BBLR TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BAYI DAN BALITA SRI DEVI Syamsuddin
Voice of Midwifery Vol 11 No 1 (2021): Voice of Midwifery
Publisher : Lembaga Penerbit dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/vom.v11i1.150

Abstract

Stunting adalah keadaan gizi buruk yang berdasarkan fisik terlihat pendek dari seusianya. Hal tersebut dapat memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan bayi dan balita. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan riwayat BBLR terhadap kejadian stunting pada bayi dan balita di Puskesmas Kabupaten Luwu. Desain dan jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional dan observasional analitik dengan jenis data kuantitatif serta dari data sekunder. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 97 dengan teknik sampling sistematis dengan data yang dikumpulkan berupa data sekunder dari Puskesmas Lamasi dan Puskesmas Lamasi Timur. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan SPSS 20 didapatkan hasil bahwa riwayat BBLR memiliki hubungan terhadap kejadian stunting dengan diperoleh hasil uji Chi Square yaitu p-value 0,001 lebih kecil dari 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan riwayat BBLR terhadap kejadian stunting pada bayi dan balita. Saran dari peneliti adalah masyarakat seyogyanya memperhatikan keadaan tumbuh kembang bayi atau balitanya dengan menjaga asupan gizi, kebersihan lingkungan, dan menambah wawasan. Keywords : BBLR, Stunting, Bayi dan Balita