Rezkiyah Hoesny
STIKes Kurnia Jaya Persada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP SKALA NYERI PADA PASIEN GOUT ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WARA KOTA PALOPO TAHUN 2017 Rezkiyah Hoesny; Zainal Alim; Rika Hartina
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 1 No 1 (2018): JURNAL FENOMENA KESEHATAN
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.346 KB)

Abstract

Gout athritis merupakan kelainan tulang metabolik yang disebabkan oleh metabolisme abnormal purin yang ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah sehingga menyebabkan nyeri pada persedian lokal. Salah satu terapi yang dapat digunakan untuk menurunkan skala nyeri pada pasien gout atritis yaitu Kompres hangat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat terhadap skala nyeri pada pasien Gout Artritis di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Design Quasi Experiment One Group Pretest-Posttest dan menggunakan Paired Samples T-Test dengan jumlah populasi sebanyak 32 orang dan sampel sebanyak 23 orang. Skala nyeri diobservasi dengan pain chart sebelum dan sesudah intervensi. Hasil paired samples t-test diperoleh bahwa terdapat perbedaan skala nyeri sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat, dengan nilai correlation = 0.763, mean = 2.304 dan p-value = 0.000 (p <0.05). Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh kompres hangat terhadap perubahan skala nyeri pada pasien gout arthritis. Penerapan pemberian kompres hangat direkomendasikan untuk dilakukan oleh perawat sebagai tindakan mandiri dalam merawat pasien dengan gout artritis dan dapat diajarkan kepada pasien dan keluarganya sehingga dapat mandiri dalam merawat di rumah jika keluhan nyeri dirasakan.
HUBUNGAN FUNGSI PERAWATAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA YANG MENDERITA PENYAKIT KRONIS Rezkiyah Hoesny; Munafrine Hoesny; Nfn Sahrin
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.386 KB)

Abstract

Kualitas hidup lansia adalah kondisi fungsional yang meliputi kesehatan fisik, kesehatan psikologis dan kondisi lingkungan, dipengaruhi oleh tingkat kemandirian, kondisi fisik dan psikologis, aktifitas sosial, interaksi sosial dan fungsi keluarga. Lansia umumnya mengalami keterbatasan, sehingga kualitas hidup pada lansia mengalami penurunan. Adanya penyakit kronis menyebabkan gangguan fungsi fisiologis sehingga dapat mempengaruhi kondisi psikologis dan lingkungannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara fungsi perawatan keluarga dengan kualitas hidup lansia dengan penyakit kronis di Puskesmas Bara Permai Kota Palopo. Penelitian ini berjenis kuantitatif menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh lansia yang datang berobat di Puskesmas Bara Permai. Pengambilan sampling menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah responden sebanyak 38 orang yang merupakan lansia yang datang berobat sejak bulan Agustus-September 2018.Fungsi perawatan keluarga diukur dengan menggunakan instrumen AFGAR dan Kualitas hidup lansia diukur dengan menggunakan instrumen WHOQOL-BREF. Hasil uji statistik dengan chi-square test menunjukkan nilai p=0.003, karena nilai p < α=0.05, artinya terdapat hubungan antara fungsi perawatan keluarga dengan kualitas hidup lansia yang menderita penyakit kronis. Hal ini menunjukkan bahwa semakin sehat fungsi perawatan keluarga, maka semakin baik pula kualitas hidup lansia dan sebaliknya. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai acuan dalam pemberian asuhan keperawatan kepada lansia dengan melibatkan anggota keluarga sehingga kualitas hidup lansia dapat menjadi lebih baik.