Devi Darwin
Institut Kesehatan dan Bisnis Kurnia Jaya Persada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pemberian Asuhan Sayang Ibu Oleh Bidan Terhadap Proses Persalinan Devi Darwin
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Asuhan sayang ibu merupakan asuhan dalam membantu ibu agar merasa aman dan nyaman selama proses persalinan, dengan menghargai kebiasaan budaya, praktek keagamaan dan kepercayaan dan melibatkan ibu dan keluarga dalam mengambil keputusan dalam asuhan. Asuhan sayang ibu melindungi hak-hak ibu untuk memperoleh privasi dan memberikan intervensi seminimal mungkin. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pemberian asuhan sayang ibu oleh bidan terhadap proses persalinan di RSU Sawerigading Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan Cross Sectional merupakan jenis penelitian seksional silang atau potong silang, variabel sebab atau risiko dan akibat atau kasus yang terjadi pada objek penelitian diukur atau dikumpulkan secara stimulant. Hasil: Ada hubungan antara pemberian asuhan sayang ibu terhadap cepatnya proses persalinan Di Rumah Sakit Umum Rampoang Palopo, berdasarkan hasil uji Chi-square di peroleh nilai ρ-value = 0,025 < nilai α= 0,05 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak.
Hubungan Antara Usia Ibu Dengan Kejadian Hyperemesis Pada Masa Pandemi Covid di Rumah Sakit Sawerigading Kota Palopo Tahun 2022 Rezki Rezki; Devi Darwin; Rapika Rapika
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperemesis Gravidarum didefinisikan sebagai kejadian mual dan muntah yang mengakibatkan penurunan berat badan lebih dari 5%, asupan cairan dan nutrisi abnormal, ketidakseimbangan elektrolit, dehidrasi, ketonuria serta memiliki konsekuensi yang merugikan janin. Menurut Sandven (2010) mengatakan bahwa Hiperemesis Gravidarum juga bisa terjadi sebelum akhir minggu ke 22 kehamilan atau pada trimester II kehamilan (Nurul Isnaini, 2017). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan usia ibu dengan kejadian hyperemesis gravidarum di masa pandemi covid. Desain Penelitian yang digunakan penelitia adalah desain peneliti observasional analitik dengan desain cross sectional, dilakukan pada bulan Maret-Mei 2022. Populasinya adalah semua ibu hamil yang dirawat inap di Departemen Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Sawerigading dari 01 Maret – 30 Mei 2022. Pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana dari seluruh sampel 238, yang memenuhi kriteria inklusi adalah 189 kemudian diambil sampai memenuhi jumlah sampel minimal yaitu 49 sampel. Data diolah dengan SPSS untuk selanjutnya dilakukan analisis hubungan antara usia ibu terhadap kejadian hiperemesis gravidarum dimasa pandemic covid, dengan uji komparatif Chi Square. Analisis multivariat dengan metode regresi logistik digunakan untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap hiperemesis gravidarum. Hasil uji komparatif Chi Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara usia ibu dan hiperemesis gravidarum dimasa pandemic dengan p=0,005.