Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Pelaksanaan Prosedur Pasien Risiko Jatuh Di Rumah Sakit Dustira Sri Gunarni; Abdul Aziz
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.72

Abstract

Penerapan prosedur pasien jatuh merupakan langkah penting yang harus dilakukan oleh petugas rumah sakit khususnya perawat untuk menjamin keselamatan pasien (patient safety) selama rawat inap, jadi perlu lengkap evaluasi dampak pengetahuan perawat dalam mencegah pasien jatuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antar level pengetahuan perawat dengan pelaksanaan prosedur pembedahan pada pasien risiko jatuh di RSUD Dusila Jawa Barat yang ditentukan dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi untuk analisis kuantitatif. Hasil penelitian tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan penerapan prosedur untuk menurunkan risiko pasien (p value> 0,05). Kesimpulan yang dapat diambil Menurut penelitian ini, tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan pelaksanaan prosedur medik pasien gugur di RSUD Dusila Jawa Barat. Saran yang dapat diajukan adalah pelaksanaan program risiko jatuh pasien harus selalu ditingkatkan dan menjadi kegiatan rutin perawat dalam mengevaluasi pasien di bangsal rumah sakit.
Hubungan Persepsi Health Belief Model dengan Perilaku Hand Hygiene dalam Mencegah Transmisi Covid-19 pada Keluarga Pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Dustira Tk.II 03.05.01 Cimahi Sri Gunarni; Abdul Aziz
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.491 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6240

Abstract

Covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia dengan hampir tidak ada wilayah yang belum tersentuh. Kecepatan penyebaran dan tingkat kematian yang mengkhawatirkan telah membuat banyak negara memperkenalkan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19, salah satunya yaitu praktik cuci tangan. Cuci tangan merupakan tindakan pencegahan utama yang sederhana yang dapat dilakukan kebanyakan orang secara mandiri. Namun, ada banyak bukti bahwa praktik mencuci tangan di antara petugas layanan kesehatan ataupun keluarga pasien masih belum dilaksanakan secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan persepsi berdasarkan Health Belief Model (HBM) dengan perilaku hand hygiene dalam mencegah transmisi Covid-19 pada Keluarga pasiendi Instalasi rawat inap Rumah Sakit TK.II 03.05.01 DustiraCimahi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan besar sampel sebanyak 97 Keluarga pasienyang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen yang mengacu pada teori HBM. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian diharapakan dapat menunjukkan hubungan yang signifikan atau tidak signifikan antara persepsi keluarga pasien berdasarkan HBM terhadap perilaku hand hygiene dalam mencegah transmisi Covid-19 pada Keluarga pasiendi Instalasi rawat inap Rumah Sakit TK.II 03.05.01 Dustira Cimahi. Uji chi square diharapkan juga dapat menunjukkan hubungan antara subvariabel persepsi pada HBM dengan perilaku hand hygiene. Implikasi dari hasil penelitian ini bagi Rumah Sakit TK.II 03.05.01 Dustira Cimahi agar mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam melakukan edukasi Kesehatan mengenai perilaku hand hygine dengan menitikberatkan pada salah satu atau beberapa komponen pada HBM yang nantinya paling berhubungan dengan perilaku hand hygine dalam mencegah transmisi Covid-19, sehingga dapat diberikan arahan dan motivasi untuk meningkatkan perilaku hand hygiene di rumah sakit.
Hubungan Motivasi dengan Sikap Dalam Mencuci Tangan pada Keluarga Pasien di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Dustira Sri Gunarni; Abdul Aziz
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.715 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i3.6449

Abstract

Adanya kontaminasi mikroorganisme melalui tangan memiliki peranan penting terhadap terjadinya infeksi nosocomial. Pengetahuan terhadap peran kebersihan tangan dalam mengurangi penularan organisme ini sangat penting, namun seringkali keluarga pasien yang ada di rumah sakit tidak mengindahkan akan hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan sikap dalam mencuci tangan pada keluarga pasien di ruang hemodialisa Rumah Sakit Dustira. Penelitian menggunakan Teknik accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 37 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat Pendidikan, status pekerjaan, tingkat pengetahuan, pengawasan, fasilitas, dan kebijakan dengan perilaku mencuci tangan pada keluarga pasien di ruang hemodialisa RS Dustira (p value > 0,05). Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan lebih mendalam mengenai factor-faktor yang memengaruhi seseorang melakukan cuci tangan di rumah sakit.