Dianti Ias Oktaviasari
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengetahuan dan Perilaku Ibu Rumah Tangga Dalam Penggunaan Garam Beryodium Di Kelurahan Tosaren Kota Kediri Dianti Ias Oktaviasari
Pena Medika Jurnal Kesehatan Vol 11, No 1 (2021): PENA MEDIKA JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pmjk.v11i1.1420

Abstract

Iodine Deficiency Disorders (IDD) are a group of symptoms caused by the body being deficient in iodine for a long time. IDD is a serious problem and has a bad impact, so it needs good treatment, one of which is by iodization or fortification of all salts with potassium iodate (KOI3) or Universal Salt Iodization (USI). The national target has not yet reached the target of achieving USI by WHO (90%) and the target coverage of the National Action Plan for Food and Nutrition (RANPG) 2011-2015 (80%). The purpose of this study was to describe the knowledge and behavior of housewives in the use of iodized salt. This research is a cross sectional study. The population in this study were housewives in Tosaren Village, Kediri, who got 588. The sampling technique was taken by simple random sampling with the criteria of being able to fill out a google form and be willing to be a respondent. The sample size in this study was 85 housewives. The results showed that the knowledge of housewives about iodized salt in Tosaren Village, Kediri City was mostly good. The attitude towards the use of iodized salt most of the housewives agree with the use of iodized salt. The behavior of almost all housewives has used iodized salt for daily consumption. Good knowledge is in line with attitudes and behaviors in the use of iodized salt by housewives. Keywords: Iodized salt, knowledge, behavior, housewives
Pemberdayaan Siswa Sekolah Perempuan SAPA MAMA melalui Inovasi Olahan Pisang sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi dan Pencegahan Stunting Dianti Ias Oktaviasari; Mia Ashari Kurniasari; Reny Nugraheni; Ratna Frenty Nurkhalim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/cprf7490

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat melalui inovasi olahan pisang di Sekolah Perempuan SAPA MAMA Desa Bareng dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kemandirian ekonomi sekaligus mendukung pencegahan stunting. Kegiatan ini berangkat dari kondisi masyarakat Desa Bareng yang memiliki potensi pisang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi segar sehingga nilai ekonominya rendah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu penyuluhan gizi dan kewirausahaan, pelatihan teknis pembuatan tepung pisang, snack bar pisang, dan cookies pisang, serta pendampingan praktik produksi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi keterampilan praktik, serta uji organoleptik terhadap produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai gizi, diversifikasi pangan, dan peluang usaha, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 76,8%. Keterampilan teknis peserta juga meningkat dari kategori “cukup” menjadi “sangat baik” dalam seluruh aspek pengolahan. Uji organoleptik menunjukkan semua produk diterima dengan baik, dengan cookies pisang mendapat skor tertinggi. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi kewirausahaan peserta. Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan nilai tambah pisang lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga dan upaya pencegahan stunting. Dengan demikian, pemberdayaan berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi berkelanjutan untuk membangun kemandirian ekonomi perempuan muda pedesaan.
Pelatihan Dan Pendampingan Pencegahan Pernikahan Dini Melalui Program D’next: Transformasi Digital Desa Margopatut Mia Ashari Kurniasari; Dianti Ias Oktaviasari; Andra Dwitama Hidayat; Ratna Frenty Nurkhalim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/yt4yzg96

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang berdampak besar terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi keluarga. Di Desa Margopatut, Kabupaten Nganjuk, fenomena ini masih sering terjadi terutama pada keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat, khususnya remaja dan ibu PKK, dalam pencegahan pernikahan dini melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan berbasis transformasi digital D’NEXT. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre–post test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 11,2%, terutama pada indikator pemahaman faktor penyebab pernikahan dini (17%) dan dampak sosial-kesehatan (13%). Peserta juga melanjutkan kegiatan edukasi di wilayahnya masing-masing secara mandiri dengan dukungan PKH dan pemerintah desa. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan membangun kapasitas kader desa untuk menjadi agen perubahan. Melalui penguatan literasi digital dan pemberdayaan ekonomi remaja, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3 dan ke-5, yaitu kehidupan sehat dan kesetaraan gender