Wiyono Wiyono
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Guru Fikih dalam Meningkatkan Kedisiplinan Ibadah Sholat Berjamaah Siswa di MTs Nurul Qolam Dabuk Rejo Lempuing OKI Wiyono Wiyono; Abdullah Idi; Kms Badaruddin
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 4 No 1 (2021): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v4i1.8920

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya , faktor pendukung dan faktor penghambat guru fikih dalam upaya meningkatkan kedisiplinan ibadah sholat berjamaah siswa di MTs Nurul Qolam Dabuk Rejo Lempuing OKI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Nurul Qolam Dabuk Rejo Lempuing OKI dengan informan penelitian guru fiqih, kepala madrasah, wakil kepala madrasah,siswa dan komite sekolah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk mengetahui keabsahan data menggunakan triangulasi strategi dan metode. Data dianalisis menggunakan model interaktif dengan tahapannya pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, verifikasi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya guru fiqih dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah sholat berjamaah siswa di MTs Nurul Qolam Dabuk Rejo Lempuing OKI dengan memberikan pengajaran dan praktek sholat di kelas, mengabsen sholat berjamaah, memberikan pujian, hadiah, hukuman,memberikan nasehat melalui tauziah,serta menjadi teladan dengan ikut sholat berjamaah. Adapun faktor pendukung upaya guru fiqih adalah adanya tata tertib kepala madrasah, sarana prasarana yang cukup memadai, kerjasama antara guru fiqih, kepala madrasah,seluruh guru dan pegawai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah latar belakang siswa yang berbeda-beda, kurangnya kesadaran siswa sendiri,lingkungan dan teman bergaul serta kurangnya dukungan dan peran keluarga siswa.