Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Student Centered Learning in English Study Winarsih Winarsih; Yatno Yatno
English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Vol 1 (2017): 1st ELLiC Proceedings: `Innovation, Trends, and Challenges in English Language Learnin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.289 KB)

Abstract

A highlight of the Indonesian National Curriculum 2014 is the proposed shift in emphasis in teaching methods to a Student Centered Learning SCL of communicative approach. It has major pedagogical benefits, which are particularly relevant to language learning. This is to identify and to know how the responsibility of SCL puts on learners, for their own learning by using variety of English language actively as medium of instruction during class. It involves students in more decision-making processes, and learn English by doing rather than just by listening and performing meaningless tasks which are often not in context, and therefore unreal to them. They are 90% doing participating and the real thing while students practicing English for real-world skills. Learning becomes more active and memorable: because it is personalized, relevant to the students own lives and experiences, it brings English use alive, and makes it relevant to the real world. The more actively involved students are in their own learning, the more they are likely to remember what they learn. By using communicative activity, English again becomes more real and part of the students lives.
Bimbingan Penelitian Tindakan Kelas Pada Guru-Guru SMP Negeri 1 Tulungagung YATNO YATNO
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v1i1.318

Abstract

Secara umum, hasil pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini adalah cukup baik dan reponsif, artinyaterdapat pemahaman para guru tentang profesinya, terutama dalam hal pemahaman penulisan/ pembuatan/pelaksanaan PTK. Para guru SMP Negeri 25 Purworejo sangat tertarik untuk meningkatkan profesinya. Pernyataan inididukung oleh antusiasnya para guru dalam mengikuti dan mengajukan pertanyaan selama pelaksanaan kegiatanpengabdian pada masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, para guru mempunyai kehendak untuk melakukanpenelitian dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Di samping itu, para guru sudah dapat memahamiPeraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009 tentangPengembangan Keprofesian Berlanjut (PKB) sebagai bekal untuk meningkatkan diri. Dalam pelaksanaan kegiatanpengabdian pada masyarakat ini tidak terlepas dari faktor-faktor pendukung dan penghambat keterlaksanaan kegiatan.Faktor yang mendukung keterlaksanaan kegiatan ini adalah semangat para guru yang sangat tinggi dalam mengikutikegiatan dan juga semangat pengabdian tim dalam memberikan materi pelatihan. Terlepas dari faktor pendukungtersebut, terdapat faktor penghambat yang dapat dijadikan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian padamasyarakat di periode yang akan datang yaitu faktor waktu yang sangat terbatas.kendala ini dapat diatasi denganpenggunaan alokasi waktu yang efisien dan efektif.Kata Kunci: Penelitian Tindakan kelas