Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEVELOPMENT OF OFFICIAL INDONESIA STANDARD TIME : TEMPERATURE CONTROL SYSTEM FOR CAESIUM ATOMIC CLOCK Windi Kurnia Perangin-Angin; Mohamad Boynawan; Ratnaningsih Ratnaningsih
Instrumentasi Vol 45, No 2 (2021)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v45i2.242

Abstract

Every country should have an official time standard which called local coordinated universal time, UTC(k). Badan Standardisasi Nasional (BSN) has developed an official standard time, namely UTC(IDN) which is used as Indonesia Standard Time. The UTC(IDN) contributes to calculation of coordinated universal time (UTC). In order to generate the UTC(IDN), the output of 1 pulse per second signal of caesium atomic clock is utilized as the actual signals of this standard. A distribution amplifier is used to distribute the signal. Combination of time transfer system (TTS-3) and GPS are employed for comparison of UTC and UTC(IDN). TTS-3 automatically calculated the difference and it is steered by using certain algorithm. Time synchronization to the standard can be conducted through network time protocol (NTP) server, i.e., ntp.bsn.go.id. The time can be automatically synchronized using internet time or certain program at each computer or machine. The results of this work show that the time differences between UTC – UTC(IDN) vary from 43.2 ns to 1729.9 ns. UTC(IDN) has frequency and time stability of 3.6 x 10-14 Hz/Hz per 5 days and 3.1 ns per 5 days, respectively which are in good agreement to the international time reference. A shielding chamber with temperature control system has been built to keep the ambient temperature of caesium atomic clock at (23 ± 1) ᵒC. It can be concluded that BSN has been developing and disseminating the UTC(IDN) as an Indonesia Standard Time that can support the regulation of time synchronization in Indonesia. A new temperature control system is proposed to stabilize the ambient temperature of caesium atomic clock. The temperature control system supports an accurate and stable UTC(IDN).
PENGEMBANGAN SISTEM KALIBRASI DAYA UNTUK ALAT ELEKTROMEDIK PADA RENTANG FREKUENSI RADIO Windi Kurnia Perangin-Angin
JURNAL STANDARDISASI Vol 23, No 2 (2021)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v23i2.913

Abstract

Alat-alat kesehatan seperti alat radiologi, alat fisioterapi dan alat elektromedik lainnya memiliki fitur berupa daya yang bekerja dalam rentang frekuensi radio. Kalibrasi daya untuk alat kesehatan elektromedik dalam rentang frekuensi radio sangat penting karena menyangkut keamanan dan kualitas dari penggunaan alat kesehatan tersebut. Kegiatan kalibrasi melalui pengukuran pada output daya dari alat fisioterapi juga diperlukan untuk mendapatkan hasil terapi yang optimal bagi pasien. Kebutuhan kalibrasi tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2017 yang menyebutkan bahwa alat kesehatan elektromedik dan radiologi perlu dikalibrasi secara periodik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Belum tersedianya sistem kalibrasi daya untuk alat elektromedik pada frekuensi radio yang memadai di Indonesia menyebabkan stakeholder terkait mengirimkan peralatannya untuk dikalibrasi ke pabrik pembuat atau supplier yang memiliki ketertelusuran pengukuran di negara lain. Oleh karena itu, Badan Standardisasi Nasional yang mempunyai fungsi pengelolaan standar nasional satuan ukuran harus membangun ketertelusuran sistem pengukuran daya frekuensi radio di Indonesia. Sistem kalibrasi daya untuk alat elektromedik pada frekuensi radio telah dikembangkan dengan metode direct comparison transfer yang bekerja pada rentang frekuensi 10 MHz sampai dengan 3 GHz. Modifikasi pada metode direct comparison transfer telah menghasilkan pengukuran alat kesehatan elektromedik yang lebih akurat, dan ketidakpastian pengukuran yang lebih kecil. Sistem kalibrasi tersebut telah digunakan untuk kalibrasi alat elektromedik pada rentang frekuensi radio yang berfungsi untuk menunjang kesehatan masyarakat.