Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengukuran Getaran Tanah Akibat Guguran Batu Vulkanik yang Dudukannya Tergerus Angin Hari H. Santoso
Instrumentasi Vol 38, No 1 (2014)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v38i1.44

Abstract

Lava yang mengendap di puncak atau lereng gunung berapi akibat letusan beberapa tahun sebelumnya biasanya mempunyai komposisi pasir, debu, dan batuan vulkanik. Endapan lava yang dudukan kesetimbangan pada umumnya tidak stabil tersebut merupakan bahaya laten yang setiap saat dapat meluncur ke kaki bukit atau permukiman di sekitarnya apabila kesetimbangannya terganggu oleh gerusan angin atau curah hujan yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan potensi guguran lava pada saat musim kemarau yang disebabkan oleh gerusan angin kering. Fokus penelitian ini berupa sebuah batu vulkanik yang mempunyai volume sekitar 4 m3 (setara dengan 8.800–10.000 kg) dengan sudut kemiringan di atas 40o dan berada pada titik kritis jatuh sehingga merupakan sumber bahaya guguran batu. Penelitian ini dilakukan selama musim kemarau pada bulan Juli–September 2012 di lereng utara Gunung Merapi dengan menggunakan 3 sensor akselerometer yang diletakkan pada posisi yang berbeda, sedangkan pengukuran kecepatan dan arah angin diletakkan pada lokasi stasiun sensor 1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada musim kemarau tersebut terjadi longsoran endapan batu vulkanik yang disebabkan oleh gerusan angin kering. Kata kunci: Gunung Merapi, lava, guguran lava, kecepatan dan arah angin, akselerometer