Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Laporan Kasus: Glossitis pada Penderita Anemia Defisiensi Besi Agus Surachman; Derrida Magista Pariputra; Aris Aji Kurniawan; Maulina Triani; Anindita Laksitasari; Aditya Priagung Prakosa
STOMATOGNATIC - Jurnal Kedokteran Gigi Vol 19 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/stoma.v19i1.30703

Abstract

Anemia is a common hematological disorder. Anemia is a disorder in which erythrocytes or circulating hemoglobin cannot fulfill their function properly. A 21-year-old woman came to the General Sudirman University Dental and Oral Hospital with complaints of dizziness, weakness, pale face, burning tongue in the oral cavity, stinging sensation on the dorsum of the tongue, and getting sicker when eating spicy food. spicy or hot. Symptoms have been coming and going since last year. Complete blood count was performed and the patient was diagnosed with glossitis due to iron deficiency anemia. Discussion: Glossitis is an inflammation of the tongue characterized by depapilation of the tongue accompanied by pain or burning in the tongue area. Glossitis is one of the oral manifestations of iron deficiency anemia. Patients with anemia can experience glossitis. The therapy given is instructions to the patient to consume foods rich in iron.
Pengaruh Pemberian Penyuluhan dengan Kombinasi Metode Ceramah dan Media Video Edukasi terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Balita pada Ibu di Wilayah Puskesmas Purwokerto Utara I Aditya Priagung Prakosa; Aris Aji Kurniawan; Anindita Laksitasari; Maulina Triani; Fadli Ashar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.052 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6246

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut anak di Indonesia masih didominasi oleh penyakit karies gigi. Prevalensi perawatan gigi merupakan hal yang sulit dilakukan oleh anak usia 3-5 tahun karena anak pada usia ini masih harus dibimbing untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Faktor yang sangat berpengaruh pada kesehatan gigi dan mulut anak balita yaitu dari tingkat pengetahuan ibu. Pengetahuan dapat ditingkatkan melalui penyuluhan. Penyuluhan dengan metode ceramah dapat mudah diterima dengan dibantu kombinasi tambahan media. Media Audio Visual merupakan salah satu alat peraga yang bersifat dapat didengar dan dapat dilihat yang dapat membantu dalam belajar mengajar yang berfungsi memperjelas atau mempermudah dalam memahami bahasa yang sedang dipelajari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian penyuluhan dengan media video edukasi terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut balita pada ibu di wilayah kerja Puskesmas Purwokerto Utara I. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre eksperimental dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu one group pre and posttest design tanpa dilakukan adanya kelompok pembanding. Sampel dilakukan pada ibu yang datang sambil melakukan imunisasi balitanya di Puskesmas Purwokerto Utara I. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode individual kepada ibu yang datang secara bergantian sambil melakukan imunisasi di Puskesmas Purwokerto Utara I. Jumlah ibu yang berkenan mengisi kegiatan hingga akhir dari mulai pre test, penyuluhan, dan post test yaitu sebanyak 20 orang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dengan kombinasi metode cerama dan media video edukasi dapat berpengaruh terhadap pengetahuan ibu di wilayah Puskesmas Purwokerto Utara I sebesar 30,3%.
Temuan Klinis Akut Pseudomembran Candidiasis Pada Pasien Tuberkulosis (TB): Laporan Kasus Maulina Triani; Aditya Priagung Prakosa; Suci Idia Artika; Tri Utomo
STOMATOGNATIC - Jurnal Kedokteran Gigi Vol 20 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/stoma.v20i2.44015

Abstract

Tuberculosis (TB) caused by strains of Mycobacterium tuberculosis complex (M. tuberculosis), is a pulmonary infection that is spread by airborne droplet transmission. Highest incidences occurred in India. Indonesia soared on 2th place worldwide with 420.994 cases of tuberculosis in 2017. Most of TB patients do not maintain oral hygine and are smokers which can cause several oral manifestations such as oral candidiasis. The purpose of this case report is to describe the oral manifestations that occur in tuberculosis patients. A 39-year-old male patient complained of white plaques on tongue and sore throat since 2 weeks ago. The patient has a history of TB. The patient is being treated at Prof. Dr. Margono Soekardjo Hospital. Treatment plans that can be given is pharmacological therapy. Topical antifungal drug therapy is nystatin oral suspension. Non-pharmacological therapy in the form of communication, information, and education provided to patients in order to avoid some of the predisposing factors for candidiasis and the need for collaboration with pulmonary specialists who are dealing with systemic diseases. The key of success treatments for patient are management of oral candidiasis include administration of antifungal agents to suppress fungal, identification and elimination of predisposing factors and good communication, information and education.