Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Al-Qur’an Hadits Melalui Pembelajaran Baca Tulis Qur’an (BTQ) Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam Suka Slamet Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu Waryani Waryani; Kosiin Aziz
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.926 KB)

Abstract

Tujuan penelitian terhadap upaya meningkatkan prestasi belajar al-qur’an hadist ini yaitu untuk mengetahui implementasi pembelajaran BTQ (Baca Tulis Al-Qur’an) di MI Darusalam Sukaslamet. Tujuan kedua adalah untuk mengetahui hasil atau respon siswa terhadap prestasi siswa kelas VI pada pelajaran Al-Qur’an Hadits melalui pembelajaran Baca Tulis Al Qur’an (BTQ) di MI Darussalam Sukaslamet dan tujuan yang terakhir untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat upaya meningkatkan prestasi Al-Qur’an Hadits melalui pembelajaran BTQ (Baca Tulis AlQur’an) siswa kelas VI di MI Darussalam Sukaslamet? Dalam penelitian terhadap upaya meningkatkan prestasi belajar al-quran hadist ini menggunakan metode analisis deskriptif, yang menurut Moh. Nazir, Ph.D. adalah “Suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu obyek, suatu set kondisi, suatu system pemikiran maupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Penulis juga,menerapkan riset lapangan dalam pengumpulan data tersebut dengan menggunakan metode kualitatif. Hal ini menyatakan bahwa pembelajaran baca tulis Al-Qur’an dapat membantu siswa dalam mata pelajaran pendidikan agama islam. Kata kunci : prestasi belajar, baca tulis qur’an
PENETAPAN ZONASI MENARA TELEKOMUNIKASI SECARA SPASIAL UNTUK PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN DI KOTA BOGOR WARYANI dan MUHAMAD MAHFUDZ
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 20, No 2 (2019): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.973 KB) | DOI: 10.33751/teknik.v20i2.2089

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, hal ini juga berpengaruh pada layanan yang diberikan oleh operator dalam rangka menunjang kecepatan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Teknologi informasi dan komunikasi tidak bisa dipisahkan dengan adanya antena BTS (base transciever station) yang menjadi masalah, pembangunan infrastruktur menara telekomunikasi yang terlalu banyak tanpa perencanaan akan menimbulkan permasalahan yang tidak baik bagi tata ruang dan keindahan Kota Bogor. Dalam menentukan zonasi, di perlukan data dari semua menara telekomunikasi yang berdiri di Kota Bogor, selanjutnya di analisis dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Agar lebih memudahkan untuk pemetaan menara telekomunikasi maka dikombinasikan dengan GIS (Geografik information system) dengan harapan bisa menjadi rekomendasi untuk pengambilan keputusan pemerintah Kota Bogor. Dalam menentukan zonasi tersebut yaitu dengan memperhitungkan jarak menaradan  data dari titik koordinat menara tersebut berdiri. Penentuann zonasi dengan range masimg-masong 5 km, sehingga di dapatkan 4 zonasi, yaitu zona-1 pada jarak 5 km untuk wilayah kecamatan Kota Bogor Tengah, zona 2 pada jarak 5,1 km -10 km untuk wilayah kota Bogor Barat, Timur dan Utara, Zona-3 pada jarak 10,1-15 km untuk wilayah Kota Bogor Selatan dan Tanah Sareal dan Zona-4 pada jarak  diatas 15,1 km untuk sebagian wilayah kota Bogor Selatan dan Tanah. Sareal. Kata kunci : SIG, ahp, zonasi, menara telekomunikasi 
PENGGELARAN TRANSMISI SYNCHRONOUS DIGITAL HIERARCHY (SDH) DAN MENGINTEGRASIKANYA DENGAN PLESIOCHRONOUS DIGITAL HIERARCHY (PDH) WARYANI WARYANI
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 20, No 1 (2019): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.675 KB) | DOI: 10.33751/teknik.v20i1.1411

Abstract

Dalam trasmisi digital telah  dikenal Pleosinckronous Didital Hierarchy (PDH), Synchcronous Digital Hierarchy (SDH), adalah sesuai dengan stadart Eropa. PDH merupakan perangkat transmisi yang terinstas selama ini,. Namun transmsisi PDH sangat terbatas dalam hal kapasitas dan kecepatan  transmisinya, sehingga kemunculan  transmisi SDH merupakan solusi dalam mengatasi kapasitas transmisi. Untuk menggelar SDH pada jaringan yang sudah terpasang dengan PDH ada beberapa metode yang perlu di ketahui yaitu Metode Island dan metode Overlay. Metode Islad perangkat SDH diinstal pada level rendah dan menengah, metode ini dapat digunakan pada lokasi baru atau pada lokasi yang menggunakan sistem transmisi PDH yang life time-nya sudah habis. Metode berikutnya adalah metode Overlaymetode ini sistem SDH di instal dalam sebuah jaringan overlay disamping jaringan PDH, metode ini baik untuk digunakan pada kondisi dimana life time perangkat PDH masih lama, sedangkan sudah dibutuhkan sistem SDH untuk mendukung service baru. Kemudian jaringan sistem SDH ini dapat diperluas untuk menuju ke jaringan full SDH. Setelah penggelaran SDH telah selesai, maka perangkat PDH juga masih dapat di pergunakan pada beberapa lokasi di mana lokasi tersebut mempunyai kapasitas yang rendah. Oleh karena itudi perlkan integrasi antara transmisi PDH dan SDH. Dalam integrasi teknologi PDH ke SDH pada sinyal elektrik untuk sinyal pembawa yang digunakan, ada 3 jenis pengintegrasian teknologi SDH dan PDH. Yaitu Integrasi SDH dan PDH – 2 Mbit/s (E1), Integrasi SDH dan PDH – 34 Mbit/s (E3) dan Integrasi SDH dan PDH – 140 Mbit/s (E4) Kata Kunci : Penggelaran Transmisi SDH dan Integrasi ke ODH