Andreas Trianto Soewandi
Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Personal Branding dan Diri Otentik Menurut Sartre Andreas Trianto Soewandi; Robertus Wijanarko
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v4i2.36064

Abstract

Penulis membahas mengenai Personal-Branding dan Diri Otentik Menurut Sartre. Sejak zaman dahulu, manusia sudah melakukan branding diri sendiri kepada publik. Dengan melakukan branding diri, manusia berusaha menampilkan keahlian dan kebaikan yang ia miliki, meskipun itu bertentangan dengan dirinya yang sebenarnya. Branding diri sangat berkaitan dengan dunia pekerjaan dan nama baik. Branding diri yang baik akan menaikkan nama baik seseorang dan memperoleh kepercayaan masyarakat. Dewasa ini, media sosial tidak lagi menjadi sekedar wadah bagi orang untuk berhubungan. Media sosial telah menjadi sebuah wadah di mana manusia mem-branding diri mereka. Orang menciptakan citra diri mereka sebagaimana mereka ingin dipandang oleh orang banyak. Sartre dalam etikanya menekankan mengenai pentingnya menjadi diri sendiri atau menjadi pribadi yang otentik. Dalam tulisan ini penulis menggunakan metode kajian kritis berdasarkan perspektif eksistensialisme Jean-Paul Sartre. Penulis menemukan bahwa etika Sartre menjadi sebuah kritikan sekaligus pandangan yang akan membebaskan manusia sehingga manusia dapat menjadi dirinya yang otentik dan juga mampu memperoleh kembali kebebasannya. Penulis menyimpulkan bahwa dewasa ini manusia mengalami kekhawatiran akan penilaian orang lain, sehingga mendorong mereka untuk menipu diri sendiri melalui personal branding. Pemikiran Sartre akan membawa manusia kepada kebebasan dan keotentikan diri.