Tengku Ritawati
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau (UIR), Pekanbaru, Riau, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Esensial Lagu Anak-Anak dalam Pembentukan Karakter: Suatu Kajian Analisis Tengku Ritawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.421 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i2.5565

Abstract

Penelitian ini berangkat atas keprihatinan peneliti melihat fenomena, dimana anak- anak berada pada kondisi krisis musik ramah anak. Lagu anak-anak yang banyak mengandung nilai pendidikan dan pesan moral seyogyanya harus tetap hidup dan berkembang dalam lingkungan budaya musikal anak yang tanpa disadari turut berperan dalam pembentukan karakternya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan esensial lagu anak-anak dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai pendidikan karakter pada lagu anak-anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori Megawangi (2007) yang merepresentasikan karakter terbentuk diantaranya dari faktor lingkungan yakni pendidikan dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Data yang diperoleh diolah dengan teknik analisis data melalui prosedur mencari dan menyusun data hasil observasi, wawancara, dokumentasi dan diskografi yang dilakukan secara sistematis. Hasil penelitian membuktikan lagu anak-anak merupakan hal yang esensial dalam pembentukan karakter anak. Nilai-nilai pendidikan dan pesan moral yang dikandung diantaranya seperti: religius, disiplin, sopan santun, hormat kepada orang tua, toleransi, saling menghargai telah menjawab permasalahan yang ada. Upaya revitalisasi yang menjadi tanggung jawab bersama memerlukan peran serta dari berbagai pihak agar pelestarian genre ini dapat terus terpelihara dan berkembang di masa yang akan datang.
Analisis Lagu Hari Merdeka Ciptaan H. Mutahar Aransemen Singgih Sanjaya Dalam Gubahan Paduan Suara Nursilah Nursilah; Tengku Ritawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.208 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i8.9182

Abstract

Penelitian ini didasari oleh keinginan peneliti untuk menganalisis bentuk dan struktur lagu serta elemen-elemen musik Lagu Hari Merdeka Ciptaan H. Mutahar aransemen Singgih Sanjaya dalam gubahan paduan suara, dimana syairnya menceritakan sejarah Hari Kemerdekaan RI yang mengisyaratkan pesan semangat patriotik, cinta tanah air dan kesetiaan dalam mempertahankan kemerdekaan. Aransemen yang cukup menarik oleh Singgih Sanjaya menjadikan lagu ini mendapat kehormatan untuk dinyanyikan pada upacara hari Kemerdekaan RI di Istana Negara oleh paduan suara Gita Bahana Nusantara. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis Lagu Hari Merdeka Ciptaan H. Mutahar aransemen Singgih Sanjaya dalam gubahan paduan suara. Penelitian ini menggunakan teori Prier (1996) yang melihat dari aspek bentuk dan struktur musik serta Schneck dan Berger (2006) yang menyatakan elemen-elemen musik terdiri dari ritme, melodi, harmoni, timbre, dinamika dan bentuk. Metode penelitian deskriptif analisis dengan data kualitatif. Data yang diperoleh diolah dengan teknik analisis data melalui prosedur mencari dan menyusun hasil observasi, dokumentasi, wawancara dan studi Pustaka yang dilakukan secara sistematis. Narasumber penelitian adalah Singgih Sanjaya selaku arranger Lagu Hari Merdeka sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lagu Hari Merdeka terdiri dari 85 birama merupakan lagu bentuk 2 bagian A (a x) dan B (a’ y y’). Aransemen lagu dalam tangganada D Mayor yang dinyanyikan dengan satu suara (unisono) kemudian modulasi ke tangganada F Mayor dengan harmoni empat suara (SATB). Tanda sukat (time signature) 4/4, dengan tempo satu satuan menit, 120 nada seperempatan atau not 1 ketuk. Lagu menggunakan gaya Marcia Spiritoso. Teknik permainan dinamika, forte, fortesimo dan fortesisimo. Struktur harmoni empat Suara (SATB) secara keseluruhan mengalir secara vertikal yakni membentuk akord.