Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendidikan Agama Islam dan Toleransi antar Umat Beragama Wahyu Ningsih; Agus Darmawan; Ahmad Abdul Rais
Jurnal al-Thullab Vol 6, No 1 (2021): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ath.v6i1.10255

Abstract

Abstract: This study aims to determine the form of the relationship between Islamic religious education and tolerance among religious students of SMP Negeri I Gunungsindur. The research method used is the method of statistical analysis with a correlational approach. The sampling technique is using quota sampling. The research instrument used was a closed questionnaire with a Likert scale. The data analysis technique used in this research is product moment correlation. The results found in this study are that there is a significant relationship between Islamic religious education and inter-religious tolerance at SMP Negeri I Gunungsindur. The results of the calculation show that the value obtained is t count > t table, namely 5.07 > 1.70 and the significance level (α = 0.05). then H0 is rejected and it means that the correlation coefficient between Y and X is significant (the size of the relationship). Thus there is a significant relationship between Islamic religious education and tolerance between religious communities at SMP Negeri I Gunungsindur, especially students with heterogeneity of their respective religions. Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk hubungan antara pendidikan agama Islam dengan toleransi antar umat beragama siswa SMP Negeri I Gunungsindur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis statistika dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan quota sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner tertutup dengan bentuk skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini korelasi product moment. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan agama Islam dengan toleransi antar umat beragama di SMP Negeri I Gunungsindur. Hasil perhitungan menunjukan bahwa nilai yang diperoleh t hitung > t tabel yaitu 5,07 > 1,70 dan taraf signifikansi (α = 0,05). maka H0 ditolak dan berarti koefisien korelasi antara Y dan X adalah signifikan (besar hubungan). Dengan demikian terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan agama Islam dengan Toleransi antar umat beragama di SMP Negeri I Gunungsindur khususnya para siswa dengan keheterogenan agamanya masing-masing.
IMPLEMENTASI IJTIHAD DAN TAQLID DI ERA KONTEMPORER Wahyu Ningsih
Jurnal Asy-Syukriyyah Vol. 24 No. 2 (2023): Jurnal Asy-Syukriyyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/asy.v24i2.406

Abstract

Di tengah dinamika sosial - politik, kondisi hukum Islam dihadapkan  adanya gejala kejumudan mazhab dan kebekuan ijtihad  hukum Islam. Tetapi, pada tingkat tertentu, terdapat sikap fanatisme mazhab dengan bias ideologis mazhab yang monolitik. Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis situasi dan kondisi penerapan Ijtihad dan Taqlid di era terkini. Metode penulisan yang digunakan adalah metode library rsearch, kategori penelitian historis tekstual dari literatur, dokumentasi, dan pendapat para ahli. Penulisan ini dapat disimpulkan bahwa pada masa kejumudan hukum Islam, penerapan ijtihad masih bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki kriteria mujtahid, walaupun tidak direalisasikan secara ijtihad murni namun memungkinkan berijtihad pada level muqayyad, yaitu dengan rumusan metodologi para imam mazhab terdahulu tetapi  hasilnya berbeda. Sikap ber-taqlid dapat dikatakan sikap yang dapat diterima dan dibenarkan dalam praktik keberagaman seseorang, dan mejadi sebuah jalan keluar, karena untuk melakukan ijtihad tidak mungkin dilakukan masyarakat umum dengan mudah, terutama dengan kondisi di era kontemporer saat ini, dengan permasalahan yang semakin kompleks.
Konsep Pendidikan Profetik Sebagai Pilar Humanisme Wahyu Ningsih; Sufitriyani Sufitriyani; Siti Diyaus Sobah
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v2i1.695

Abstract

Prophetic education refers to the teachings and example of Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam as the last Prophet and messenger of Allah Subhanahu wa Ta'ala. This concept emphasizes the importance of integrating humanist values ​​in education. Prophetic education as a pillar of humanism teaches individuals to develop a deep understanding of human values, empathy and social justice. In practice, prophetic education encourages individuals to develop character with noble character and good behavior. Education is not only about academic knowledge but also about forming a good and responsible personality. Prophetic education teaches individuals to become human beings who contribute positively to society. By applying the concept of prophetic education as a pillar of humanism, it can be hoped that individuals will become humans who are more aware of human values, empathy and social justice. This will help in building a harmonious society; fair and prosperous.
Analisis Dampak Konseling Parenting Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Orang Tua Wahyu Ningsih; Silma Zulfaika Sibli; Khoirun Nisa; Riani Nur Azizah
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v2i2.1553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku pengasuhan orang tua yang baik dan benar dalam perkembangan di era digital. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik mengumpulkan data dengan cara observasi wawancara dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan pada varian ini menggunakan teknik purposive sampling, yaitu sampel yang diambil berdasarkan kriteria yang telah ditemukan oleh peneliti dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkatan efektivitas program parenting dalam pemahaman orang tua tentang pengasuhan anak dengan menggunakan teori camble JP mengemukakan bahwa pengukuran efektif menggunakan empat indikator yaitu : keberhasilan kegiatan program, keberhasilan sasaran, kepuasan sasaran, dan pencapaian tujuan menyeluruh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program parenting sudah berjalan efektif bagi orang tua karena menerima manfaat sudah merasa mengerti dan paham dengan edukasi yang telah diberikan oleh pemateri bahkan para orang tua sudah menerapkan secara langsung pengasuhan yang baik dan benar kepada orang anak mereka maka dari itu sesuai dengan tujuan kegiatan program penting ini mampu memberikan perubahan yang lebih baik kepada orang tua yang sudah mengikuti kegiatan tersebut.