Penyalahgunaan narkoba umum didasarkan pada berbagai factor yang membuatseseorang menggunakan. Penelitian ini dilakukan dari bulan April hinggaNovember 2017. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif denganpendekatan cross sectional dan didukung oleh penelitian kualitatif untukmengeksplorasi informasi mendalam sesuai dengan tujuan dari penelitian inidibuat.. Pengambilan sampel adalah total populasi 65 responden dan informansebanyak 5 orang. Metode untuk mengumpulkan data yang dipakai oada penelitianadalah observasi, wawancara dan wawancara mendalam. Kuesioner wawancaradigunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyalahgunaan narkoba, termasukkepribadian, lingkungan, faktor keluarga, pengetahuan, sikap, fasilitas kesehatandan petugas kesehatan. Penelitian ini dilakukan pada responden yangdirehabilitasi yang melakukan penyalahgunaan narkoba berat danpenyalahgunaan narkoba ringan di Yayasan Rumah Tenjo Laut Districk Kuningan.Hasil penelitian diketahui dari 65 responden penyalahguna narkoba, sebanyak 56responden (86%) adalah penyalahguna berat dan sebanyak 9 responden (14%)penyalahgunaan ringan. Hasil uji chi square memperoleh hasil bahwasanyaterdapat hubungan yang kuat antra antara penyalahgunaan narkoba dengankepribadian, keluarga, lingkungan, sikap, dan petugas kesehatan. Faktor dominanmenunjukkan keterkaitan yang erat antara penyalahgunaan narkoba dan petugaskesehatan. dengan nilai OR 6,633 berarti bahwa peran penyedia layanankesehatan tingkat rendah memiliki peluang 6-per-1 untuk menjadi pelakukekerasan serius dibandingkan dengan pekerja kesehatan berkinerja tinggi.Kata kunci: Penyalahgunaan Narkoba, Kepribadian, Lingkungan, Keluarga, Sikap, Pengetahuan, Fasilitas