Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal EMPATI

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI DUNIA KERJA PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Hanny Mentari Putri; Dinni Asih Febriyanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.30065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Populasi penelitian ini berjumlah 300 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro dengan masa studi 7 semester dan atau sudah mengambil skripsi, dengan sampel 162 mahasiswa yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah Skala Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja (31 aitem, α 0,942) dan Skala Dukungan Sosial Orangtua (36 aitem, α 0,937). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai rxy = -0,175 dan nilai p = 0,013 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan kecemasan menghadapi dunia kerja. Semakin tinggi Dukungan Sosial Orangtua, maka semakin rendah kecemasan menghadapi dunia kerja, dan sebaliknya. Dukungan sosial orangtua memberi sumbangan efektif sebesar 3,1% terhadap kecemasan menghadapi dunia kerja, sedangkan 96,9 % sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI DUNIA KERJA PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Hanny Mentari Putri; Dinni Asih Febriyanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.29261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Populasi penelitian ini berjumlah 300 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro dengan masa studi 7 semester dan atau sudah mengambil skripsi, dengan sampel 162 mahasiswa yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah Skala Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja (31 aitem, α 0,942) dan Skala Dukungan Sosial Orangtua (36 aitem, α 0,937). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai rxy = -0,175 dan nilai p = 0,013 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan kecemasan menghadapi dunia kerja. Semakin tinggi Dukungan Sosial Orangtua, maka semakin rendah kecemasan menghadapi dunia kerja, dan sebaliknya. Dukungan sosial orangtua memberi sumbangan efektif sebesar 3,1% terhadap kecemasan menghadapi dunia kerja, sedangkan 96,9 % sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini. 
KESIAPAN BERSEKOLAH ANAK DI MATA ORANG TUA SISWA PAUD Dinni Asih Febriyanti; Endah Kumala Dewi; Diana Rusmawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesiapan bersekolah dalam persepsi orang tua siswa PAUD. Kesiapan bersekolah merupakan prediktor bagi prestasi anak di jenjang pendidikan dasar sehingga menjadi sebuah konsep penting untuk diupayakan oleh orang tua dan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksplorasial. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terbuka. Analisis data atas respon dari 39 orang tua siswa memberikan gambaran mengenai kondisi yang dinilai penting dan teridentifikasi dari anak sebagai dasar orang tua memutuskan anak siap bersekolah. Prioritas kondisi yang penting bagi kesiapan bersekolah anak dimulai dari kemampuan fisik, kesehatan dan motorik serta kemampuan berkomunikasi, disusul kematangan kognitif, kemampuan motivasional, serta kemampuan kepedulian lingkungan pada urutan terakhir.