Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PUTARAN CETAKAN TERHADAP SIFAT MEKANIK BESI COR KELABU PADA PEMBUATAN SILINDER LINER MESIN OTOMOTIF DENGAN PENGECORAN SENTRIFUGAL MENDATAR HAPOSAN SITUNGKIR
Jurnal Dinamis No 4 (2009)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.341 KB)

Abstract

AbstrakPengecoran sentrifugal mendatar adalah salah satu proses pengecoran yang umumnya digunakan untuk membuat coran yang berbentuk silinder berongga. Proses pengecoran dilakukan pada cetakan yang berputar sehingga logam cair ikut berputar di dalam cetakan sampai pembekuan terjadi. Putaran cetakan ini akan menimbulkan gaya sentifugal yang dapat mempengaruhi sifat mekanik coran yang meliputi kuat tarik, kekerasan dan strukturmikro.Coran yang dihasilkan penelitian terbuat dari bahan FC 300 berbentuk silinder berongga dengan ukuran diameter luar (D) = 105 mm, diameter dalam (d) = 60 mm dan panjang (L) = 165 mm. Variasi putaran dipilih sebanyak enam variasi yaitu n1 = 900 rpm, n2 = 1100 rpm, n3 = 1300 rpm, n4 = 1450 rpm dan n5 = 1600 rpm, dan n6 = 1700 rpm. Pada setiap coran yang dihasilkan melalui variasi putaran cetakan dilakukan pengujian tarik, kekerasan dan metalograpi. Dari hasil pengujian tarik diperoleh bahwa semakin tinggi putaran yang diberikan maka kekuatan tarik dari coran juga semakin besar. Dari hasil uji kekerasan Brinell diperoleh bahwa semakin tinggi putaran cetakan menghasilkan kekerasan coran yang semakin besar dan kekerasan coran lebih besar pada bagian diameter luar dan semakin kecil menuju pada diameter dalam. Pengujian metalograpi dilakukan dengan mengamati struktur mikro yang terjadi pada coran. Dari hasil pengamatan struktur mikro diperoleh bahwa bentuk grafit yang terjadi pada coran untuk setiap variasi putaran cetakan adalah I. Pada bagian diameter dalam coran untuk semua variasi putaran cetakan terdapat grafit tipe A. Tipe grafit yang terjadi pada coran pada bagian luar coran untuk setiap variasi putaran cetakan adalah D dan pada bagian diameter dalam adalah A. Pada bagian diameter tengah, terdapat dua jenis tipe grafit yaitu pada putaran cetakan n1, n2 dan n3 adalah B dan pada putaran cetakan n4, n5 dan n6 adalah D. Ukuran grafit untuk semua variasi putaran cetakan, pada bagian diameter luar 6, pada bagian diameter tengah 5 dan pada bagian diameter dalam 4.Kata Kunci: Putaran cetakan; Silinder liner; Pengecoran sentrifugal; Gaya sentrifugal; Besi tuang kelabu; Sifat mekanik; Struktur mikro
Panel Surya Berjalan dengan Mengikuti Gerak Laju Matahari Situngkir, Haposan; Siregar, Muhammad Fadlan
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 3 (2018): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.809 KB) | DOI: 10.30743/jet.v3i3.953

Abstract

Pemanfaatan energi matahri sekarang ini sangat banyak dilakukan dimana cahaya matahari dirubah menjadi energi listrik dapat dilakukan dengan menggunakan pane sel surya, untuk meningkatkan daya energi harus dilakukan pengaturan secara maksimal sehingga daya yang diserap dapat secara maksimal, untuk mendapatkan instensitas cahaya maksimum pada penggerak panel surya harus mengikuti gerak dan laju matahari secara otomatis dijalankan dengan sistem mikrokontroler, pengaturan otomatis tersebut dilakukan dengan menambah sensor LDR untuk pengaturan laju sesuai cahaya yang besar, gerak otomatis panel sel surya dilakukan dengan menggunakan motor DC, perhitungan panas cahaya didapat dari prakiraan cuaca didapat dari suhu aktual kota medan berkisar antara 290 – 350  Celsius, waktu pengukuran dilakukan pada pukul 08.00 –18.00 wib. Daya terbesar didapat sebesar 66,65 Watt pada pengukuran pukul 12.00 Wib.