This Author published in this journals
All Journal JURNAL AGROHITA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN SERANGGA HAMA TANAMAN CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) PADA TANAM SISTEM MULSA DAN TANPA MULSA DI PARE, KEDIRI Yusuf Yordania; Moch Sodiq; Wiludjeng Widayati
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 1 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i1.6836

Abstract

 Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu sayuran penting terutama di daerah tropis dan subtropis yang dibutuhkan sebagai bumbu dapur dan penghasil rasa pedas.Namun cabai rawit termasuk produk yang mudah rusak karena adanya interaksi berbagai organisme di lingkungannya termasuk serangga.Keanekaragaman serangga tersebut berpengaruh terhadap kualitas hasil tanaman cabai rawit.Penelitian dilakukan di lahan milik petani cabai rawt di Desa Sambirejo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan yakni menggunakan pengambilan sampel secara purposive sampling serta pengamatan scan sampling. Metode pengamatan serangga pengunjung menggunakan 1) Pengamatan Langsung menggunakan kamera, 2) Yellow trap, 3) Pitfall Trap, 4) Jaring serangga (Sweep net), 5) Perangkap antraktan (Metil eugenol).Identifikasi menggunakan buku identifikasi kunci determinasi serangga dan iNaturalist.Data hasil penelitian dianalisis dengan indeks keanekaragaman jenis (H’) dan indeks dominansi (C). Populasi serangga hama yang diperoleh pada lahan cabai rawit dengan sistem tanam mulsa sebanyak 1405 individu dengan 5 ordo, 13 Famili, dan 16 spesies. Sedangkan serangga hama yang diperoleh pada lahan tanpa mulsa sebanyak 1405 individu dengan 4 ordo, 13 Famili, dan 13 Spesies. Nilai indeks keanekaragaman jenis (H’) pada lahan cabai rawit yang diperoleh pada tanam sistem mulsa sebesar 1,8560 dan tanpa mulsa sebesar 1,9954. Nilai tersebut termasuk kedalam kriteria indeks keanekaragaman jenis rendah. Nilai indeks dominansi (C) lahan cabai rawit pada tanam sistem mulsa sebesar 0,28922 dan tanam sistem tanpa mulsa sebesar 0,20082. Hal ini menunjukkan bahwa dominansi pada tanam sistem mulsa dan tanpa mulsa termasuk dalam kategori dominansi rendah, artinya tidak ada dominasi satu spesies di kedua lahan.