Muchlis Ramli
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Angiogenesis dengan Gambaran Morfologi dan Klinis Kanker Payudara pada Kultur Jaringan Darwito; Sonar S Panigoro; Muchlis Ramli
Jurnal llmu Bedah Indonesia Vol. 35 No. 2 (2007): Desember 2007
Publisher : Ikatan Ahli Bedah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46800/jibiikabi.v35i2.123

Abstract

Pendahuluan : Seperti tumor padat lainnya kanker payudara dapat tumbuh dan bermetastasis bila memperoleh oksigen dan nutrisi yang cukup. Tanpa adanya suplai darah yang menyediakan oksigen dan nutrisi maka tumor akan diam atau bahkan mati. Suplai darah bisa terjadi apabila sel tumor mampu membentuk pembuluh darah baru, yang disebut angiogenesis, yang merupakan faktor terpenting agar sel kanker itu dapat tumbuh dan melakukan metastasis. Metode : Penelitian ini menggunakan studi prospektif cross sectional dengan melakukan kultur jaringan kanker payudara sebanyak 14 kasus. Eksplan diambil dari spesimen hasil operasi dan ditanam dalam medium kultur 3 dimensi yang telah diberi endhotelial cell line. Aktifitas angiogenesis dinilai secara semikuantitatif invitro. Pengamatan aktifitas angiogenesis dilakukan setiap 24 jam dengan menilai migrasi sel endotel selama 96 jam. Pengamatan didokumentasikan dengan memakai skoring 0-4. Hasil : Berdasarkan evaluasi terhadap 14 kasus yang dilakukan kultur, didapatkan korelasi antara skor angiogenesis dengan TNM (tumor lymnode metastase), grading, dan tipe histopatologi. Kanker dengan grade III, tipe scirous mempunyai nilai skoring (+4), tanpa memandang TNM. Diskusi : Angiogenesis dapat terjadi melalui beberapa cara yaitu melaui proses tunas atau bukan tunas. Pembentukan angiogenesis meliputi pembentukan jaringan kapiler baru yang merupakan awal pembuluh darah, sedangkan yang bukan melalui tunas angiogenesis meliputi proses menjadi besar, pemisahan, dan penggabungan calon pembuluh darah. Proses bukan tunas memerlukan proliferasi sel endotel untuk membentuk dinding pembuluh darah. Pada penelitian ini tidak ada korelasi antara umur, status menopaus, dan status masa tumor dengan derajat angiogenesis. Hanya pada tipe histopatologi dan yang mempunyai korelasi dengan derajat angiogenesis dengan korelasi koefisien p=0,019 (