Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan banyak aspek yang terkait dengannya, salah satunya adalah model pembelajaran. Sejalan dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dampak penggunaan blended learning dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di Kelas V SD Negeri 32 Andalas Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperiment semu, pengumpulan data digunakan dengan pre-test dan post-test. Populasi penelitian ialah sebanyak 50 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yakni semua populasi dijadikan sebagai sampel, oleh karenanya kelas control terdiri dari 25 orang dan kelas eksperimen juga sebanyak 25 orang. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pertama, blended learning yang digunakan di SD Negeri 32 Andalas ialah keterpaduan antara online dan offline, bentuk online melalui whatsApp group, ruang guru. Sementara bentuk offline ialah dengan melakukan pembelajaran secara tatap muka. Kedua, hasil pembelajaran PAI dengan menggunakan blended learning mengalami peningkatan.