Jagung menjadi salah satu komoditas pangan yang banyak dikonsumsi selain padi dan gandum.Salah satu daerah penghasil jagung di Provinsi Jawa Timur adalah Pulau Madura. Jenis varietas yang banyak dibudidayakan adalah jagung lokal. Permasalahan utama yang dihadapi adalah produktifitas jagung yang dihasilkan rendah. Studi bertujuan untuk melakukan analisisfaktor penentu produksi jagung lokal di Madura dan tingkat efisiensi teknisnya. Metode analisis memanfaatkan fungsi produksi Cobb Douglas Stochastic Frontier,yang diestimasi dengan menggunakan Maximum Likehood Estimation (MLE). Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 60 responden yang tersebarpada empat kabupaten di Pulau Madura. Berdasarkan hasil penelitian, faktor yang menentukan produksi jagung adalah benih, pupuk kandang, pupuk NPK dan tenaga kerja, dengan rerata efisiensi teknis sebesar 0.772.