Jaudi Jaudi
Institut Agama Islam Darullughah Wadda'wah Pasuruan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual (IESQ) dalam Perspektif Al-Qur’an Jaudi Jaudi
Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Research Department (Lemlit) Islamic Institute of Darullughah Wadda’wah Bangil, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep IQ, EQ, dan SQ (IESQ) diperkenalkan oleh para ahli dalam mendistribusikan macam-macam kecerdasan yang ada di dalam diri manusia melalui berbagai studi dan penelitian. Namun ternyata Al-Qur’an sudah lebih dahulu menyebutkan 3 kecerdasan ini. Penelitian ini mengkaji 3 kecerdasan tersebut dalam QS. Maryam : 12-15, yang di dalamnya terdapat penanaman nilai-nilai pendidikan, pemberian konsep hikmah, menebarkan kasih sayang, konsep tazkiyah, konsep taqwa, konsep birrul walidain, serta sikap tidak berlebih-lebihan dalam hidup yang merupakan prinsip ideal dalam memperoleh Kecerdasan Akal (Intelligence Quotient), Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) serta Kecerdasan Spiritual (Spriritual Quotient).
Etika Keilmuan dan Tanggungjawab Sosial: Perspektif Filsafat Ilmu Jaudi Jaudi
Adabuna : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2022): Adabuna : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : Program Pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) Darullughah Wadda'wah Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.855 KB)

Abstract

Pembahasan pokok tulisan ini tentang korelasi antara etika keilmuan dan filsafat ilmu. Kajian ini didasari oleh pandangan bahwa sumber etika adalah berasal dari agama. Oleh sebab itu, kajian tentang etika – dalam hal ini etika keilmuan – tidak bias sepenuhnya lepas dari diktum-diktum agama. Adapun problematika terkini soal etika adalah, pandangan yang mengkonfrontasi antara etika dan agama. Pandangan problematis ini berasal dari ideologi sekularisme dalam kehidupan keilmuan. Di sisi lain, sering timbul kekhawatiran dikalangan umat manusia karena banyak ilmuwan yang tidak bertanggungjawab dan mengesampingkan moral sehingga banyak kerusakan yang diakibatkan oleh tangan-tangan mereka. Analisis dalam artikel ini menggunakan pendekatan tauhidi dalam cara pandang tentang realitas keilmuan. Dari analisis yang dilakukan penulis menyimpulkan bahwa, etika sebagai bagaian dari cabang ilmu filsafat, dalam pandangan Islam perlu berdiri tegak di atas filsafat Ilmu Islam. Agar menghasilkan suatu produk keilmuan, filsafat ilmu berfungsi sebagai sarana untuk melakukan kerja ilmiah sehingga hasilnya-pun dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah pula. Sebab filsaafat ilmu memiliki tiga tiang penyangga yakni ontologi, epistemologi maupun aksiologi. Ketiga tiang penyangga itulah yang akan memberikan arahan kepada seorang ilmuwan dalam menghasilkan suatu produk keilmuan. Seorang ilmuwan dalam memproduksi suatu ilmu, selain ia harus mengutamakan segi keilmiahan, ia juga harus memperimbangkan tentang moral atau etika keilmuan yang berdasarkan nilai-nilai agama.
Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual (IESQ) dalam Perspektif Al-Qur’an: (Telaah Analitis QS Maryam Ayat 12 – 15) Jaudi Jaudi
Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Research Department (Lemlit) Islamic Institute of Darullughah Wadda’wah Bangil, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep IQ, EQ, dan SQ (IESQ) diperkenalkan oleh para ahli dalam mendistribusikan macam-macam kecerdasan yang ada di dalam diri manusia melalui berbagai studi dan penelitian. Namun ternyata Al-Qur’an sudah lebih dahulu menyebutkan 3 kecerdasan ini. Penelitian ini mengkaji 3 kecerdasan tersebut dalam QS. Maryam : 12-15, yang di dalamnya terdapat penanaman nilai-nilai pendidikan, pemberian konsep hikmah, menebarkan kasih sayang, konsep tazkiyah, konsep taqwa, konsep birrul walidain, serta sikap tidak berlebih-lebihan dalam hidup yang merupakan prinsip ideal dalam memperoleh Kecerdasan Akal (Intelligence Quotient), Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) serta Kecerdasan Spiritual (Spriritual Quotient).