Abdul Hadi
Bidang Gizi Teknologi Pangan, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh, Aceh. Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektifitas deteksi stunting menggunakan KMS dinding indeks TB/U pada anak usia 4 – 5 tahun di Sekolah PAUD Abdul Hadi; Alfridsyah Alfridsyah; Ichsan Affan
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 4, No 1 (2019): AcTion Vol 4 No 1 Tahun 2019
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.199 KB) | DOI: 10.30867/action.v4i1.160

Abstract

Stunted was condition failured growth in children under five did chronic malnutrition. Child of preschool did not gone to posyandu monitor growth. This study aimed  used wall growth chart to detected stunted in preschool. This tool has 92% of sensitivity dan 91% of specifitive.  This research to determine the prevalence  stunted for preschoolers Children using  wall growth chart in  Aceh Besar district. This research is descriptive with crossectional design, has been carried out for 2 months (April-June 2018). The sample are 355 children across 40 prescholl and anthropometry data were collected used wall growth chart. The results based on screening with wall growth chart it turned out that 38% of children were detected stunted and 62% children not stunted. Conclusion, the wall growth chart was eased to detected stunted in preschooler. It was expected that the role of the school can monitor growth every month used wall growth chart. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek usianya. Anak yang sudah memasuki PAUD jarang melakukan pemantauan pertumbuhan di posyandu. Pada penelitian ini menggunakan Kartu Menuju Sehat (KMS) dinding sebagai media untuk mendeteksi stunting pada anak PAUD. Alat ini memiliki sensititas 92% dan spesifitas 91%.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi stunting anak paud menggunakan KMS Dinding di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain crossectional, telah dilakukan selama 2 bulan (April-Juni 2018). Sampel sebanyak 355 anak yang tersebar di 40 sekolah PAUD dan pengumpulan data antropometri dilakukan menggunakan KMS Dinding. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan skrining dengan KMS dinding ternyata sebesar 38% anak PAUD mengalami stunting dan 62% normal. Kesimpulan, KMS Dinding lebih mudah mendeteksi stunting pada anak PAUD. Saran, diharapkan kepada pengelola PAUD untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan KMS dinding.