Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh BOPO, LDR, Inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap Return on Assets (ROA) baik secara simultan atau secara parsial. Penelitian dilakukan pada Perusahaan perbankan milik pemerintah propinsi di Indonesia. Data diambil dengan menggunakan metode saple purposive (purposive sampling) sebanyak 20 perusahaan. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan pengujian uji F untuk pengaruh simultan dan uji t untuk pengaruh parsial. Berdasarkan pada analisis data diketahui bahwa nilai F pada regresi linear berganda sebesar 5,270 dan signifikansi sebesar 0,001 di atas nilai 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel BOPO, LDR, Inflasi dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap ROA secara signifikan. Nilai koefisien untuk variabel BOPO sebesar -0,034. Nilai ini menunjukkan jika BOPO meningkat sebesar 1 % maka ROA menurun sebesar 0,034 % dengan asumsi variabel lainnya tetap. Pengaruh ini memiliki nilai t sebesar -3,645 dengan signifikansi sebesar 0,001. Nilai signifikansi ini lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA secara parsial. Nilai koefisien LDR sebesar 0,032. Nilai ini menunjukkan bahwa jika LDR naik menjadi 1 % maka ROA akan meningkat juga sebesar 0,032 % dengan variabel lain dianggap tetap. Pengaruh ini memiliki nilai t sebesar 4,089 dan signifikansi 0,00 atau kurang dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel LDR berpengaruh terahdap ROA secara signifikan. Nilai koefisien inflasi adalah -0,024. Nilai ini menunjukkan bahwa jika inflasi naik 1 % maka ROA turun sebesar 0,024 % dengan asumsi variabel lain dianggap tetap. Nilai t pada koefisien ini sebesar -0,348 dan nilai signifikansi sebesar 0,729. Nilai signifikansi ini lebih besar dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel inflasi tidak berpengaruh terahadap ROA secara signifikan. Nilai koefisien pertumbuhan ekonomi sebesar -0,007. Nilai ini menunjukkan bahwa jika variabel pertumbuhan ekonomi naik sebesar 1 % % maka variabel ROA turun sebesar 0,007 %. Nilai t hitung sebesar -0,195 dengan signifikansi sebesar 0,846. Nilai signifikansi tersebut lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti bahwa variabel pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhaap ROA secara signifikan.