Pemasaran media sosial dianggap sebagai kontributor yang kuat dalam membangun pengetahuan merek dan menguntungkan di benak konsumen dan telah diketahui bahwasanya semakin banyak studi empiris telah meneliti teori dan implikasi praktis dari penerapan pemasaran media sosial untuk membangun merek. Namun, pengaruh berbagai elemen pemasaran media sosial pada keterlibatan konsumen pada merek dan pengetahuan merek masih belum cukup jelas, oleh karena itu kondisi membutuhkan penyelidikan teoretis dan empiris lebih lanjut. Dengan melakukan tinjauan literatur yang relevan secara kritis untuk mengidentifikasi kesenjangan penelitian, penelitian ini menyelidiki pengaruh elemen-elemen dari aktivitas pemasaran media sosial, diantaranya entertainment, customisation, interaction, electronic word of mouth serta trendiness pada keterlibatan konsumen pada merek dan pengetahuan tentang merek. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan yang bersifat kuantitatif dan diujikan kepada 300 pengguna media sosial yang menggunakan sepeda Polygon di Indonesia. Adapun temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa elemen pemasaran media sosial berperan cukup besar dalam membangun keterlibatan konsumen pada merek dan pengetahuan merek. Studi ini menemukan bahwa entertainment, customitation, interaction, eWOM, dan trendiness merupakan faktor pendorong dalam memperkuat keterlibatan konsmen pada merek, yang kemudian mendorong kesadaran merek dan citra merek. Oleh karena itu, semua elemen-elemen pemasaran media sosial tersebut harus dianggap sebagai cara untuk meningkatkan proses kognitif, afeksi dan aktivasi konsumen terhadap merek.