Resti Suci Rahmadhani Ruaz
Magister Sastra. Prodi Ilmu Sastra. Universitas Andalas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIMENSI BUDAYA CHINA DAN SUB KULTUR DALAM NOVEL AMOI GADIS YANG MENGGAPAI IMPIAN KARYA MYA YE SEBAGAI SEBUAH KEBANGKITAN IDENTITAS CHINA DI SINGKAWAN Resti Suci Rahmadhani Ruaz
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v6i1.167-178

Abstract

Novel “Amoi gadis yang Menggapai Impian” ini menceritakan kehidupan masyarakat china yang ada di Singkawang khususnya menceritakan kehidupan amoi-amoi di kota Singkawang. Singkawang adalah tempat bersejarah bagi etnis Tionghoa, karena di kota itulah mereka berkembang dan mempunyai peradaban tersendiri, lengkap dengan sub kulturnya. Singkawang dengan stigma kota miskin, masyarakat yang kurang pendidikan, serta wanita-wanita penghibur, laki-laki yang ringan tangan, penjudi dan kasar. Tokoh Utama dalam cerita ini adalah Shintia Arwida, seorang penulis muda, yang juga menggeluti dunia jurnalistik. Dia seorang gadis keturunan China yang tinggal di kota Jakarta yang begitu tertarik dengan kebudayaan leluhur kedua orangtuanya. Lahir dan besar di kota, membuatnya jauh dari budaya yang seharusnya menyatu dengan kehidupannya, dan sekaligus pernah membedakannya dengan rakyat bangsa Indonesia. Akibat modernisasi, keluarga Shintia tidak lagi mengenal cerita masa lalu leluhurnya.