Nunik Suryanti
Program Magister Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANFAAT, PENDUKUNG, HAMBATAN, PELAKSANAKAN DAN DAMPAK KETIDAKTEPATAN PELAKSANAAN SUPERVISI TERHADAP PERAWAT DI RUMAH SAKIT: TINJAUAN LITERATUR Nunik Suryanti; Rr Tutik Sri Hariyati Sri Hariyati
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 1 (2020): Juli 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i1.115

Abstract

Keterbatasan rasio tenaga perawat menyebabkan bagaimana dengan jumlah staf perawat yang terbatas, namun pelayanan keperawatan yang diberikan tetap berkualitas tinggi, salah satu strateginya yaitu dengan pengarahan dan pengawasan yang dilakukan kepala ruang melalui supervisi. Literatur ini bertujuan memberikan informasi berkaitan dengan supervisi keperawatan, terkait manfaat, pendukung, hambatan, pelaksanaan supervisi dan dampak supervisi yang dilaksanakan tidak efektif  di rumah sakit. Metode: dengan melakukan penelusuran literatur yang dipublikasikan online pada tahun 2012 sampai 2020, di WILEY, PROQUEST, CINAHL, MEDLINE. Hasil: Manfaat supervisi adalah mendukung dalam pengembangan professional, pelaksanaan kode etik, meningkatkan kelengkapan dan kualitas asuhan dan pelayanan keperawatan maupun dokumentasi asuhan keperawatan, serta membantu dalam transisi peran seorang perawat. Supervisi yang efektif dilakukan dengan secara individu dan berkelompok, dengan durasi dan frekuensi yang efektif. Dampak supervisi yang tidak tepat dan cenderung abusif dapat menimbulkan contraproduntive behavior work (CWB) yang justru dapat menimbulkan kerugian bagi organisasi. Kesimpulan: Supervisi efektif dilaksanakan dengan memperhatikan jenis, durasi, frekuensi, menggunakan pendekatan interpersonal, dan menghindari supervisi yang cenderung abusif sehingga dapat diperoleh manfaat dan mencegah timbulnya dampak psikososial dan CWB yang dapat merugikan rumah sakit atau organisasi.