This Author published in this journals
All Journal Humaniora
. Soehardi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BUDAYA ARIF LINGKUNGAN DAN SOLIDARITAS SOSIAL : KONTEKS KONSERVASI SUMBER DAYA NONHAYATI . Soehardi
Humaniora Vol 12, No 3 (2000)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.682 KB) | DOI: 10.22146/jh.705

Abstract

Dalam era kemajuan kini, sering kita menghadapi dilema terjadinya benturan antara pembangunan dengan keseimbangan lingkungan, balk Iingkungan fisik maupun sosial budaya . Tujuan pembangunan adalah jelas, yaitu untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan manusia secara lahir dan batin dengan cara mengolah lingkungannya . Aktivitas pembangunan ini menyebabkan terjadinya perubahan- perubahan lingkungan manusia . Perubahan itu memberikan fasilitas-fasilitas kemudahan kepada hidup manusia itu . "Pembangunan menuntut adanya dinamika kemajuan dan tidak mengenal berhenti, sedang Iingkungan bersifat berkembang, tidak statis (Soemantri, 1974) . Akan tetapi, seiring dengan proses pembangunan itu, sering tanpa disadari, timbul akibat-akibat samping yang mengganggu keseimbangan Iingkungan itu. Banyak contoh kasus kerusakan di Indonesia yang dapat disebut, seperti Iimbah industri, pencemaran udara dari emisi pabrik, kendaraan bermotor dan kebakaran hutan, kerusakan hutan dari penebangan berlebihan, kerusakan karang laut dan hutan bakau, dan pecahnya ikatan-ikatan solidaritas dalam komunitas desa
Nilai-Nilai Tradisi Lisan Dalam Budaya Jawa . Soehardi
Humaniora Vol 14, No 3 (2002)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.723 KB) | DOI: 10.22146/jh.763

Abstract

Dalam rangka pembinaan kebudayaan daerah, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional yang bekerja sama dengan Kanwil Depdikbud Propinsi DIY menyelenggarakan diskusi dan peragaan tradisi lisan. Realisasi program-program ini merupakan amanat yang dituangkan dalam UUD 1945 pasal 32 yang menyatakan bahwa pembinaan dan pengembangan kebudayaan daerah bertujuan untuk mengembangkan kebudayaan nasional Indonesia. Juga diamanatkan bahwa pembinaan di bidang kebudayaan diarahkan untuk memberikan wawasan budaya dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap dimensi kehidupan bermasyarakat, untuk meningkatkan harkat dan martabat jatidiri dan kepribadian bangsa. Berkaitan dengan program itu, artikel ini akan memaparkan gagasan-gagasan tentang makna nilai-nilai budaya daerah yang sekiranya dapat menyumbang terbentuknya jatidiri bangsa atau identitas bangsa Indonesia dalam wacana globalisasi hubungan-hubungan antarbangsa-bangsa di dunia. Sesuai dengan arah tema itu, pembahasan dalam tulisan ini dipusatkan pada tradisi lisan. Tradisi lisan di Jawa merupakan salah satu cara bagaimana pengetahuan budaya diwariskan dari generasi tua kepada generasi muda, seperti dongeng anak-anak permainan anak-anak, tembang macapat, ungkapan peribahasa, dan juga pentas wayang kulit purwa. Dalam artikel ini hanya akan dibahas nilai-nilai budaya yang tercantum dalam idiom-idiom ungkapan Jawa dan pentas wayang kulit purwa , yang sekiranya dapat diangkat sebagai salah satu unsur budaya pembentuk kebudayaan nasional. Harapannya adalah agar nilai-niali filosofis dan etika-moral yang terkandung dalam tradisi lisan budaya Jawa itu dapat direvitalisasi dan diintegrasikan dalam konstelasi budaya nasional melalui pendidikan budi pekerti dan pentas wayang.