Dwita Pratama
Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Rekayasa Lalu Lintas oleh Satlantas Polresta Cirebon terhadap Kelancaran Arus Lalu Lintas Dwita Pratama
Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakseimbangannya antara pertumbuhan kendaraan dengan peningkatan sarana jalan sehingga terjadinya kemacetan seperti pada Jalan Cirebon-Palimanan. Satlantas Polresta Cirebon telah melakukan berbagai upaya dengan melakukan rekayasa lalu lintas yang diharapkan kemacetan teratasi dan terciptanya kelancaran arus lalu lintas pada jalan tersebut. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecepatan kendaraan antara saat dan tanpa dilakukan rekayasa lalu lintas serta gambaran pelaksanaan rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Cirebon. Dalam menganalisis, penulis menggunakan teori Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, Teori Kecepatan, Konsep Kemacetan, Konsep Kelancaran Arus lalu lintas, Konsep Derajat Kejenuhan, dan Konsep Tingkat Pelayanan Jalan. Dengan menggunakan pendekatan mix method dengan Sequential Explonatory design menjadikan pendekatan kuantitatif sebagai prioritas dalam penulisan serta dengan pendekatan kualtiatif dalam membantu menjawab permasalahan yang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kecepatan kendaraan antara saat dan tanpa dilakukan rekayasa lalu lintas dengan terjadinya peningkatan kecepatan pada jenis kendaraan motorcycle sebesar 27,7%, pada jenis kendaraan light vehicle sebesar 11,27%, dan pada jenis kendaraan heavy vehicle sebesar 14,7% yang menunjukkan bahwa pelaksanaan rekayasa Lalu Lintas mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas. Analisis terhadap hasil pelaksanaan rekayasa Lalu Lintas menunjukkan belum optimalnya kegiatan manajemen dan rekayasa Lalu Lintas, khususnya pada tahap perencanaan, yakni identifikasi dan analisis volume, perkiraan volume kendaraan yang akan datang dan pada tahap pengawasan berupa tindakan penegakan hukum secara tidak langsung melalui media elektronik . Temuan penelitian menunjukkan pelaksanaan operasional rekayasa Lalu Lintas yang sudah cukup baik dengan terpenuhinya indikator yang terdapat dalam PP Nomor 32 tahun 2011. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyarankan untuk melakukan identifikasi dan analisis volume, dilakukan pembatasan berupa larangan melintas bagi kendaraan dengan jenis kontainer pada jam sibuk, dilakukan usul perkembangan infrastruktur berupa pembuatan kantung parkir pada kawasan jalan tersebut. Kata kunci : rekayasa Lalu lintas, kemacetan, satlantas