Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebijakan Publik Terhadap Formalisasi Pondok Pesantren di Indonesia Farhanudin Sholeh
Qolamuna : Jurnal Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2022): Februari 2022
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the formalization of Islamic boarding school education in policy in Indonesia. The results of the study concluded that Law Number 20 of 2003 in Article 30 paragraph 4, which mentions Islamic boarding schools as religious education, then further regulated in PP Number 55 of 2007 concerning Religious Education and Religious Education in Article 26 paragraphs 1, 2 and 3 and the latest the promulgation of PMA Number 13 of 2014 concerning Islamic Religious Education. In PMA Number 13 of 2014, pesantren are explained in Chapter III of Islamic boarding schools starting from article 26 to article 41. Law Number 18 of 2019 concerning Islamic Boarding Schools further strengthens the existence of pesantren by providing pesantren with endowment funds from the government. Keywords; Formalization, public policy, Islamic boarding school
MUKHOYAM AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI MENGHAFAL SANTRI PONDOK PESANTREN Farhanudin Sholeh; Mohammad Sholehuddin
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2022): Sirajuddin Juni 2022
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i1.562

Abstract

Kegiatan MukhoyamAl-Quran yang dilaksanakan satu tahun sekali, dengan sistem outdoor (ngecamp) memadukan antara kegiatan Al-Quran (menghafal) dan kegiatan fisik yaitu olah raga (olah jiwa) tentunya dengan nuansa pendidikan lebih kental. Dalam kegiatan ini pembentukan motivasi tidak hanya dilakukan dengan memberikan materi saja akan tetapi dalam bentuk outbound kemudian dikaitkan dengan materi yang akan disampaikan, karena akan lebih efektif jika pembentukan motivasi ini dilakukan dengan cara mengaplikasikan langsung kegiatan dari pada terus-menerus menyampaikan sebuah ceramah atau materi. Dengan fokus penelitian yang akan di teliti dalam penelitian ini adalah: 1).Bagaimana program mukhoyam Al-Qur’an dalam meningkatkan motivasi santri menghafal Al-Qur’an? 2).apa saja faktor penghambat santri dalam menghafalkan Al-Qur’an?.3).bagaimana peran mukhoyam Al-Qur’an dalam memotivasi untuk menghafal Al-Qur’an? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan jenis pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi yang di analisis secara deskriptif. Sedangkan analisis datayang di gunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Data yang terkumpul melalui ketiga teknik tersebut di analisis secara berulang-ulang. Keabsahan data dilakukan pengecekan data untuk memastikan apakah data yang telah diperoleh sudah benar-benar dapat dipercaya atau belum. Ini juga dilakukan untuk memastikan bahwa data yang diperoleh benar-benar dapat menjawab rumusan masalah penelitiannya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa setiap santri memiliki motivasi masing-masing dan motivasi tersebut di kembangkan oleh pondok pesantren tahfidzul Qur’an dengan mengadakan kegiatan mukhoyam Al-Qur’an, selain membaca dan menghafal santri juga di tanamkan nilai-nilai agama dan mentadaburi isi kandungan Al-Qur’an agar santri menjadi penghafal Al-Qur’an sesuai yang di harapkan.