N.W. Ariawati
Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FPOK IKIP PGRI Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN MASASE PARTIAL SEBAGAI TAMBAHAN PEMANASAN TERHADAP KEKUATAN OTOT LENGAN KA. Tri Widhiyanti; N.W. Ariawati; N.W. Ary Rusitayanti
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 4 No. 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.64 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pemberian masase partial sebagai tambahan pemanasan terhadap kekuatan otot lengan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan desain posttest-only control-group design. Subjek sampel yang digunakan adalah Tim Bola Voli Putra IKIP PGRI BALI yang terdiri dari 15 orang kelompok kontrol dan 15 orang kelompok eksperimen. Lokasi penelitian dilaksanakan di Lapangan Lumintang Denpasar. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan didapatkan nilai untuk kelompok kontrol (M) 213,45 (S12) 177,42, (S) 13,32 dan kelompok eksperimen (M) 234,64, (S22) 239,01, (S) 15,46. Untuk menguji hipotesis digunakan rumus uji beda dua rata-rata (uji-t independent) yang didapatkan nilai t = 2,656, t kritis untuk derajat kebebasan n1+ n2– 2 = 28 dan α = 0,05 adalah 2,131. Oleh karena t hitung lebih besar dari t kritis (2,662 > 2,131), H0ditolak dan H1diterima. Jadi disimpulkan bahwa ada perbedaan kekuatan antara kelompok kontrol yang diberi stretching dengan kelompok eksperimen yang diberi masasepartial. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh dari pemberian masase lokal sebagai tambahan pemanasan yang dapat meningkatkan kekuatan otot lengan.
PEMBERIAN BACK MASSAGE DURASI 60 MENIT DAN 30 MENIT MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADAMAHASISWA VI A PENJASKESREK FPOK IKIP PGRI BALI SEMESTER GENAP TAHUN 2016/2017 K.A.Tri Widhiyanti; N.W. Ariawati; N.W. Ari Rusitayanti
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.41 KB)

Abstract

Tidur pada remaja hingga dewasa muda mempunyai pola yang berbeda dibandingkan usia lainnya, ini disebabkan oleh perubahan hormonal yang terjadi di akhir masa pubertas. Pada masa ini mereka mengalami pergeseran irama sirkadian, sehingga jam tidur pun bergeser. Orang muda sebenarnya mengalami kekurangan tidur, sehingga banyak diantara mereka yang tertidur di kelas atau terkantuk-kantuk di kantor.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberianbackmassage durasi 30 menit dan 60 menit untuk meningkatkan kualitas tidur.Metode penelitian yang digunakan adalahkomparatif,dengan pendekatan quasi experiment dan desain pre and post test with controldesign. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa IKIP PGRI Bali kelas VI A pada semester genap tahun 2016/2017 sejumlah 36 responden. Sampel yang di ambil berjumlah 18 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dilakukan secara purposive sampling.Kedua kelompok sampel tersebut diukur mengunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) kemudian dianalisa dengan uji statistik.Uji normalitasShapiro-Wilkdengan hasil P>0.05 yang berarti distribusidata normal, maka di uji analisis data mengguanakan Paired Sampel t test. Dari hasil uji tersebut menunjukkan adanya hubungan antara pemberian back massage dengan kualitas tidur dengan nilai p<0.05. Pada uji pengaruh mendapatkan hasil bahwa pemberian back massage kelompok durasi 60 menit lebih berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur. Dengan demikian pemberian back massage durasi 60 menit dan 30 menit dapat meningkatkan kualitas tidur pada mahasiswa VI A PENJASKESREK FPOK IKIP PGRI Bali semester genap tahun 2016/2017. Pemberian back massage durasi 60 menit lebih efektif daripada pemberian back massage durasi 30 menit. Untuk itu diharapkan bagimasyarakatuntuk mengatasi gangguan tidur dan meningkatkan kualitas tidur dengan melakukan tindakan terapi berupa pemberian backmassage durasi 60 menit dibandingkan pemberian backmassage 30 menit.