Galang Sulaksono
Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas Doktor Nugroho Magetan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Deskriptif Pelaksanaan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada Tingkat SMA Kelas XI Selama Masa Pandemi Covid-19 Galang Sulaksono; Arif Wibowo
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.543 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4420514

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah tingkat SMA kelas XI pada masa pandemi Covid-19. Pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dilakukan secara daring atau jarak jauh, karena pemerintah menghimbau untuk tidak melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Peneliti ingin mengetahui bagaimana jalannya kegiatan belajar mengajar (KBM) pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan secara daring di sekolah kelas XI SMA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode yang digunakan adalah wawancara kepada siswa. Penelitian dilakukan dalam waktu 2 bulan selama masa pandemi Covid-19 Bulan Mei hingga Juli 2020. Hasil dari penelitian ini cukup beragam, dari hasil angket sebesar 93,7% proses KBM Penjasorkes tetap berjalan, dan sisanya 6,3% KBM penjas tidak terlaksana. Penggunaan kelas online khusus mata pelajaran penjasorkes sebesar 75% dan sisanya 25% tidak menggunakan kelas online khusus Penjasorkes. Media online yang paling banyak digunakan adalah Google Classroom sebesar 62,3% siswa menggunakan media tersebut. Selanjutnya adalah data hasil wawancara sebesar 56,3% para siswa menyatakan bahwa KBM Penjasorkes secara daring tidak efektif dan sisanya 44,7% menyatakan efektif.