Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa pemain dalam pelaksanaan sepakbola di SSB Perkasa Trenggalek masih kurangnya daya tahan aerobik pemain yang menyebabkan pemain mudah lelah dan membuat kemapuan ketrampilan pemain menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan daya tahan aerobik dalam permainan sepakbola SSB Perkasa Trenggalek. Jenis penelitian adalah eksperimen pendekatan kuantitatif dengan desain “The One Group Pretest Posttest Design”. Populasi penelitian adalah pemain SSB Perkasa Trenggalek, berusia 12-15 tahun yang berjumlah 15 orang dengan menggunakan teknik popursive sampling yang dimana sampel diambil berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan, dan mengambil sampel sejumlah 10 pemain. Penelitihan ini menggunakan intrumen penelitihan eksperimen, dan mengunakan analisis data infresial statistik paramatrik. Pelaksanaan mengambilan data menggunakan test copper untuk mendapatkan data ahkir. Teknik analisis data mengunakan anilasis Uji t yang sebelumnya telah di uji normalitas dan uji homegenitas. Berdasarkan hasil penelitihan menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan latihan Circuit Training terhadap daya tahan aerobik pemain SSB Perkasa Trenggalek usia 12-15 tahun, dengan nilai t hitung 8,363 > ttabel 2,306, dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, Dengan kemudian dapat disimpulakn jika Ha diterima dan kenaikan persentase sebesar 19,04%.