This Author published in this journals
All Journal Naditira Widya
Bambang Sakti Wiku Atmojo
Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SITUS-SITUS KEAGAMAAN DI KALIMANTAN Bambang Sakti Wiku Atmojo
Naditira Widya Vol 6 No 1 (2012): April 2012
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4208.849 KB) | DOI: 10.24832/nw.v6i1.83

Abstract

Abstrak.Situs-situs keagamaan di Kalimantan merupakan bukti bahwa wujud budaya bendawinya senafas denganagama-agama yang berkembang di kawasan tersebut. Pada umumnya, warisan budayan religius tersebut berupatempat peribadatan dan makam. Kajian ini dilakuan dengan pengamatan langsung di lapangan. Hasilnyamenunjukkan bahwa empat agama besar telah berkembang di keempat provinsi di Kalimantan dan memperlihatkanelemen-elemen akulturasi dengan kebudayaan setempat. Selain itu, terdapat persamaan yang menarik pada situssituskeagamaan tersebut, yaitu keletakannya yang relatif dekat aliran sungai, yang merefleksikan kesinambunganbudaya dari masa sebelumnya dalam pemilihan lokasi sakral.
TINGGALAN ARKEOLOGI ISLAM SEBAGAI BAGIAN PERKEMBANGAN SEJARAH BUDAYA DI KALIMANTAN Bambang Sakti Wiku Atmojo
Naditira Widya Vol 6 No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2994.2 KB) | DOI: 10.24832/nw.v6i2.85

Abstract

Abstrak. Tulisan ini mendeskripsikan beragam penelitian arkeologi dari masa pengaruh kebudayaan Islam yangtelah dilakukan oleh Balai Arkeologi Banjarmasin di empat provinsi di Pulau Kalimantan sejak 1993. Penelitianpenelitiantersebut dilakukan dengan teknik survei berdasarkan tema kajian seperti arsitektur kuna, tata kota kuna,dan sejarah kebudayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peninggalan arkeologi masa Islam bervariasi, yaitupeninggalan bendawi dan non-bendawi. Peninggalan arkeologi bendawi terdiri atas peninggalan bersifat bangunan,struktur, situs, kawasan, dan artefaktual. Rentang periodisasi peninggalan arkeologi tersebut berasal dari abad ke-15 sampai dengan ke-19 Masehi; peninggalan tertua berupa makam-makam abad ke-15 yang berada di KabupatenKetapang. Berdasarkan lokasi geografisnya, peninggalan-peninggalan monumental ataupun situs ditemukan padakawasan pantai, daerah aliran sungai, dan perbukitan.
TINGGALAN ARKEOLOGI ISLAM SEBAGAI BAGIAN PERKEMBANGAN SEJARAH BUDAYA DI KALIMANTAN Bambang Sakti Wiku Atmojo
Naditira Widya Vol 6 No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2994.2 KB) | DOI: 10.24832/nw.v6i2.86

Abstract

Abstrak. Tulisan ini mendeskripsikan beragam penelitian arkeologi dari masa pengaruh kebudayaan Islam yangtelah dilakukan oleh Balai Arkeologi Banjarmasin di empat provinsi di Pulau Kalimantan sejak 1993. Penelitianpenelitiantersebut dilakukan dengan teknik survei berdasarkan tema kajian seperti arsitektur kuna, tata kota kuna,dan sejarah kebudayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peninggalan arkeologi masa Islam bervariasi, yaitupeninggalan bendawi dan non-bendawi. Peninggalan arkeologi bendawi terdiri atas peninggalan bersifat bangunan,struktur, situs, kawasan, dan artefaktual. Rentang periodisasi peninggalan arkeologi tersebut berasal dari abad ke-15 sampai dengan ke-19 Masehi; peninggalan tertua berupa makam-makam abad ke-15 yang berada di KabupatenKetapang. Berdasarkan lokasi geografisnya, peninggalan-peninggalan monumental ataupun situs ditemukan padakawasan pantai, daerah aliran sungai, dan perbukitan.
MAKAM-MAKAM DAN CANDI DI NEGERI BARU DALAM PERKEMBANGAN SEJARAH BUDAYA DI KABUPATEN KETAPANG Bambang Sakti Wiku Atmojo
Naditira Widya Vol 7 No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1070.12 KB) | DOI: 10.24832/nw.v7i2.95

Abstract

Salah satu manfaat peninggalan budaya masa lalu adalah untuk merekonstruksi perkembangan sejarah budaya. Peninggalanbudaya baik fisik maupun non fisik banyak ditemukan di berbagai daerah, salah satunya di Desa Negeri Baru, Kabupaten Ketapang,Kalimantan Barat. Desa tersebut memiliki banyak peninggalan kepurbakalaan yang merupakan warisan budaya masa lalu, baikberupa artefak, situs, bangunan, dan struktur. Peninggalan kepurbakalaan tersebut ada yang berlatar belakang budaya Hindu dan adayang berlatar belakang budaya Islam. Adanya berbagai jenis peninggalan dengan berbagai ragam latar belakang budaya tersebutmengindikasikan bahwa dahulu desa tersebut merupakan sebuah kawasan hunian yang cukup besar pada masanya. Adanyabangunan makam yang tidak jauh lokasinya dengan candi dapat diasumsikan sebagai sebuah kerukunan antarpemeluk agama yangberbeda, yang telah terjalin sejak lama. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa keragaman budaya merupakan bagian dari kehidupanmasyarakat sejak zaman dahulu.