This Author published in this journals
All Journal Naditira Widya
Lucas Wattimena
Balai Arkeologi Maluku (wilayah kerja Propinsi Maluku dan Maluku Utara) Jl. Namalatu-Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Maluku-Indonesia 97118

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MOTIF HIAS PRASEJARAH DI PULAU SERAM MALUKU TENGAH INDONESIA (Kajian Perbandingan) Lucas Wattimena
Naditira Widya Vol 11 No 2 (2017): Naditira Widya Volome 11 Nomor 2 Oktober 2017
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.547 KB) | DOI: 10.24832/nw.v11i2.217

Abstract

Tulisan ini memberikan gambaran tentang perbandingan motif hias prasejarah yang terdapat pada arsitektur di wilayah Pulau Seram Maluku Tengah. Kawasan Maluku Tengah dipilih dalam pembahasan ini, karena memiliki 2 alasan penting, 1) secara geografis Pulau Seram (Maluku Tengah) merupakan salah satu Pulau Besar yang membentang secara horizontal di garis wallacea. 2) lokasi penelitian yang dibahas tidak mengenal atau memiliki tradisi megalitik. Tujuan penelitian kiranya dapat memberikan informasi penting kepada arkeologi bagi penelitian arkeologi di Maluku. Metode penelitan menggunakan pendekatan etnoarkeologi, dengan teknik pengumpulan data observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbandingan motif hias arsitektur di Seram Utara lebih banyak ditemukan pada tiang-tiang kayu penyangga rumah panggung dan anak tangga. Sedangkan pada arsitektur di Seram Selatan lebih banyak ditemukan motif hias pada dinding, pintu, ruang tamu, tiang, dan digantung. Motif-motif hias arsitektur tersebut pun variatif seperti, motif binatang, geometris, antropormorfik, manusia. Jenis-jenis motif hias tersebut untuk wilayah Seram Utara lebih didominasi oleh motif geometris dan antropormorfik, sedangkan Seram Selatan lebih didominasi oleh motif binatang, geometris, antropormorfik.