Hasnawati Pasaribu
Guru SD Negeri 0411 Pasar Ujung Batu Kabupaten Padang Lawas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PKn MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE TGT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 0411 PASAR UJUNG BATU Hasnawati Pasaribu
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 2 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.771 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PKn. Rancangan penelitian ini dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelak-sanaan tindakan, observasi, dan refleki. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak tiga siklus dengan masing-masing siklus terdiri atas satu pertemuan. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri 0411 Pasar Ujung Batu. Variabel dalam penelitian ini adalah keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Jenis data: kualitatif dan kuantitatif. Sumber data: guru, siswa, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik pengambilan data meliputi teknik tes dan non tes. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keterampilan guru siklus I memper-oleh skor 30 dengan kategori baik, siklus II memperoleh skor 32 dengan kategori baik, dan siklus III memperoleh skor 40 dengan kategori sangat baik. Jumlah skor rata-rata aktivitas siswa siklus I mendapatkan 29,32 dengan kategori baik, siklus II mendapatkan 32,39 dengan kategori baik, dan siklus III mendapatkan 34,73 dengan kategori sangat baik. Ketuntasan klasikal siklus I sebesar 68,29%, siklus II sebesar 78,05%, dan siklus III sebesar 85,37%. Simpulan dari penelitian ini yaitu, melalui model kooperatif tipe TGT dengan menggunakan media audiovisual dapat meningkatkan kualitas pembelajar-an PKn. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bahwa, pada proses pembelajar-an guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta melibatkan aktivitas seluruh siswa.