Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis pengaruh modal sendiri terhadap rentabilitas pada koperasi wanita (kopwan) kartika sari kota bima Reni Apriliani; Nurul Huda
KINERJA Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jkin.v17i2.7926

Abstract

Koperasi Wanita (KOPWAN) Kartika Sari merupakan lembaga keuangan yang bergerak di bidang simpan pinjam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh modal sendiri terhadap rentabilitas pada Koperasi Wanita (KOPWAN) kartika Sari Kota Bima. Populasi yang digunakan yaitu data laporan keuangan yang terdiri atas neraca dan perhitungan hasil usaha (PHU) selama 23 tahun dan sampel penelitian selama 5 tahun dengan sampling yang digunakan purposive sampling dengan kriteria (1) data laporan keuangan tersedia selama 5 tahun berturut-turut yaitu tahun 2014 sampai dengan tahun 2018 (2) data sampel 5 tahun sudah mewakili data populasi yang ada untuk kebutuhan penelitian. Teknik analisa data yang digunakan yaitu regresi linear sederhana, koefisien kolerasi sederhana, koefisien determinasi dan uji hipotesis (uji t-2 pihak). Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa modal sendiri berpengaruh negatif secara signifikan terhadap rentabilitas pada Koperasi Wanita (KOPWAN) Kartika Sari Kota Bima. Ini menunjukan bahwa modal sendiri tidak terlalu berpengaruh terhadap rentabilitas.
Analisis pengaruh modal sendiri terhadap rentabilitas pada koperasi wanita (kopwan) kartika sari kota bima Reni Apriliani; Nurul Huda
KINERJA Vol 17, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkin.v17i2.7926

Abstract

Koperasi Wanita (KOPWAN) Kartika Sari merupakan lembaga keuangan yang bergerak di bidang simpan pinjam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh modal sendiri terhadap rentabilitas pada Koperasi Wanita (KOPWAN) kartika Sari Kota Bima. Populasi yang digunakan yaitu data laporan keuangan yang terdiri atas neraca dan perhitungan hasil usaha (PHU) selama 23 tahun dan sampel penelitian selama 5 tahun dengan sampling yang digunakan purposive sampling dengan kriteria (1) data laporan keuangan tersedia selama 5 tahun berturut-turut yaitu tahun 2014 sampai dengan tahun 2018 (2) data sampel 5 tahun sudah mewakili data populasi yang ada untuk kebutuhan penelitian. Teknik analisa data yang digunakan yaitu regresi linear sederhana, koefisien kolerasi sederhana, koefisien determinasi dan uji hipotesis (uji t-2 pihak). Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa modal sendiri berpengaruh negatif secara signifikan terhadap rentabilitas pada Koperasi Wanita (KOPWAN) Kartika Sari Kota Bima. Ini menunjukan bahwa modal sendiri tidak terlalu berpengaruh terhadap rentabilitas.
Pelatihan Pengolahan Kulit Kopi Liberika Sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Jatimulyo, Tanjung Jabung Timur Elisabeth Joi Tamar Panggabean; Betania Yonanda Sidauruk; Nuraida Ariani; Reni Apriliani; Leo Granskila Imanuel; Amanda Fitri Rahmawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14250

Abstract

Kopi liberika merupakan salah satu tanaman yang dapat beradaptasi dengan baik ditanah gambut. Akar dari tanaman kopi liberika dapat menyerap kandungan air yang ada pada lahan gambut sehingga menghasilkan sifat fisik berupa pohon, batang dan buah yang lebih besar. Pengolahan kopi liberika menghasilkan limbah berupa kulit kopi liberika yang dapat di manfaatkan sebagai pupuk organik cair berfungsi sebagai penyedia unsur hara yang cepat dari unsur tanaman, tidak merusak kandungan tanah dan aman digunakan dalam jangka panjang. Cara pembuatan pupuk organik cair dilakukan melalui tahapaan yaitu dengan menggunakan air beras, EM4 dan kulit kopi. Proses pembuatan dilakukan melalui fermentasi selama kurang lebih dua minggu. Kegiatan pendampingan mulai dari peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dan pendampingan pelatihan pembuatan produk.