Semua kegiatan manusia membutuhkan komunikasi yang baik secara verbal maupun non verbal. Salah satu bentuk dari kegiatan manusia yang memerlukan komunikasi adalah kegiatan bersosialisasi melalui komunitas. Saat ini banyak sekali komunitas atau organisasi yang terbentuk dari tujuan dan keinginan setiap diri manusia. Komunitas atau organisasi tersebut dibentuk secara sengaja dalam menjadi wadah setiap orang yang memiliki kegemaran atau keinginan yang sama. Membangun ikatan baik antara setiap individu harus dilakukan secara bersama-sama, maka dari itu dibutuhkan kesadaran masing-masing anggota untuk membangun solidaritas dalam setiap komunitas atau organisasi yang berlandasan dari kebutuhan bersama. Solidaritas ini akan menjadi tanggung jawab bersama masing-masing individu dalam Komunitas Jalak Suren Karawang. Komunitas Jalak Suren Karawang dibentuk bukan sekedar atas dasar hobi dan kegemaran belaka, namun Komunitas ini juga dibentuk atas dasar kepedulian sosial kepada masyarakat. Dalam setiap kegiatannya Komunitas ini berupaya meningkatakan silaturahmi antar anggota dengan masyarakat Karawang itu sendiri dengan segala program-program yang telah dibuat oleh Komunitas Jalak Suren Karawang. Tujuan penelitan ini untuk Muengetahui pola komunikasi komunitas jalak suren karawan, untuk mengetahui hambatan komunikasi komunitas jalak suren karawang, dan untuk mengetahui kepedulian komunitas terhadap masyarakat atau anggota yang membutuhkan. Metode yang digunakan dalam penlitian ini adalah metode penelitiam kualitatif, yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk melukiskan, menggambarkan, atau memaparkan keadaan objek (realitas atau fenomena) secara apa adanya, sesuai dengan situasi dan kondisi pada saat penelitian itu dilakukan, dengan menggunakan pendekatan Kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pola komunikasi yang terbentuk pada proses komunikasi adalah pola bintang.