Farhatul Maulana
Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMILIHAN SUPPLIER TERBAIK PADA RUMAHKUCING.COM MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN METODE TECHNIQUE FOR ORDER PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION (TOPSIS) Farhatul Maulana; Grace Gata
IDEALIS : InDonEsiA journaL Information System Vol 1 No 2 (2018): Jurnal IDEALIS Mei 2018
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RumahKucing.com merupakan perusahaan yang bergerak dibidang usaha jasa dan penjualan, untuk memenuhi kebutuhan penjualan, RumahKucing.com menggunakan pemasok (supplier) sebagai pemasok barang yang diperlukan. Namun, Owner dan Manager Operational mengeluhkan permasalahan yang sering terjadi menyangkut pemilihan supplier. Permasalahan yang sering terjadi yaitu Owner dan Manager Operational kesulitan dalam menentukan supplier terbaik dan hanya menilai supplier berdasarkan 2 kriteria, sehingga menyebabkan supplier yang sudah diberi kepercayaan menyalahi aturan dari perjanjian yang sudah disepakati. Tidak adanya laporan evaluasi supplier untuk menunjang keputusan pemilihan supplier, menyebabkan kesalahan dalam menentukan supplier terbaik. Dari permasalahan tersebut peneliti membuat Decision Support System Pemilihan Supplier Menggunakan Metode Analitycal Hierarchy Proses (AHP) dan Metode Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS) sebagai upaya mengefektifkan pemilihan supplier pada RumahKucing.com. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat membantu menentukan bobot kriteria, dimana masing-masing kriteria akan dibandingkan satu dengan yang lainnya. Kemudian, penggunaan metode Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS) untuk menentukan perankingan, dilakukannya perhitung nilai alternatif (ternormalisasi) yang kemudian dilanjutkan menghitung ternormalisasi terbobot menggunakan bobot yang sudah didapat dari perhitungan AHP. Dengan menggabungkan 2 metode ini maka supplier terbaik dapat ditentukan dengan mengindikasi nilai alternatif (supplier) terbesar.