p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Health Sains
Bayu Imanuddin
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) YATSI Tangerang Banten, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Waktu Tunggu Pendaftaran Dengan Kepuasan Pasien Di Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Kedaung Barat Kabupaten Tangerang Tahun 2020 Dedi Supandi; Bayu Imanuddin
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.71

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan di puskesmas dan di rumah sakit sangat dipengaruhi oleh kualitas sarana fisik, jenis tenaga yang tersedia, obat dan alat kesehatan, serta proses pemberian pelayanan. Pelayanan dibentuk berdasarkan pada prinsip Service Quality yaitu kecepatan yang dimulai dari waktu tunggu pendaftaran. Menurut Kemenkes RI tahun 2016, bahwa waktu tunggu di rawat jalan kurang dari 60 menit dapat meningkatkan kepuasan pelanggan/pasien diatas 90%. Tujuan mengetahui hubungan waktu tunggu pendaftaran dengan kepuasan pasien di tempat pendaftaran pasien rawat jalan di Puskesmas Kedaung Barat Kabupaten Tangerang Tahun 2020. Desain penelitian termasuk survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan menggunakan rumus Stanley Lameshow dengan proporsi yang tidak diketahui diperoleh jumlah sampel sebanyak 196 responden. Pengambilan sampel menggunakan tehnik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil: berdasarkan analisis univariat dari 196 orang mayoritas waktu tunggu pendaftaran cepat sebesar 79,6%, pasien merasa puas sebesar 69,9%. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapat ada hubungan antara waktu tunggu pendaftaran dengan kepuasan pasien (p value 0,000) dan nilai keeratan 2 varibel OR = 29,693. Kesimpulan : dari adanya hubungan antara waktu tunggu dengan kepuasan diketahui bahwa waktu tunggu yang cepat mempunyai peluang 30 kali membuat pasien merasa puas. Saran: bagi tenaga kesehatan diharapkan memiliki komitmen dan kedisiplinan waktu dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, pedoman dan kompotensi yang dimiliki secara konsisten dan terstruktur
Hubungan Penerapan Sistem Informasi Terhadap Keberhasilan Program Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Wilayah Kerja Puskesmas Sepatan Tahun 2020 Payumi; Bayu Imanuddin
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i1.79

Abstract

Salah satu program yang digalakkan dalam mencapai indonesia sehat adalah tentang pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Sedangkan data yang diperoleh dari depkes RI (2014) sebanyak 26,1% penduduk di indonesia masuk dalam kategori kurang aktif dalam beraktivitas atau tidak melakukan PHBS. Besarnya angka ini terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat dikarenakan penerapan sistem informasi yang kurang baik. Tujuan: untuk mengetahui hubungan penerapan sistem informasi terhadap keberhasilan program PHBS di wilayah kerja puskesmas sepatan kabupaten tangerang. Desain penelitian: termasuk survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan menggunakan rumus stanley lameshow dengan proporsi yang tidak diketahui diperoleh jumlah sampel sebanyak 196 responden. Pengambilan sampel menggunakan tehnik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: berdasarkan analisis univariat dari 196 responden mayoritas penerapan sistem informasi baik sebesar 59,7%, keberhasilan program PHBS sebesar 57,7%. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapat ada hubungan antara penerapan sistem informasi terhadap keberhasilan program PHBS (p-value 0,000). Kesimpulan: dari variabel yang diteliti dapat diketahui bahwa penerapan sistem informasi berhubungan dengan keberhasilan program PHBS. Saran: bagi perawat hendaknya meningkatkan pengetahuannya tentang program PHBS, serta senantiasa mencari metode-metode terbaik agar dapat menyampaikan tentang program PHBS tersebut kepada masyarakat disekitar mereka.