Sungkowo Soetopo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SENI TARI SEBAGAI MUATAN LOKAL: Sebuah Alternatif (The Art of Dancing as an Alternative in Local Content Curriculum) Soetopo, Sungkowo
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 5, No 1 (2004)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v5i1.828

Abstract

Guru sekolah dasar, khususnya di Sematera Selatan bingung ketika para guru dihadapkan dengan mata pelajaran baru yang disebut Muatan lokal. Mereka harus mengajarkan matapelajaran muatan lokal (seni tari) sementara mereka tidak tahu apa yang harus diajarkan. Tulisan ini diharapkan dapat mengatasi kesulitan itu. Muatan lokal adalah mata pelajaran baru pada kurikulum 1994. Dahulu, materi muatan lokal dititipkan pada pelajaran lain, seperti PPKn., Bahasa Indonesia. Sekarang materi ini berdiri sendiri dan terpisah dari pelajaran Bahasa Indonesia, PPKn, dan sebagainya.Banyak materi muatan lokal yang dapat di ajarkan di sekolah dasar. Tetapi dalam artikel ini hanya dibicarakan tentang tari sebagai alternatif materi muatan lokal. Tari Gending Sriwijaya adalah tari tradisional Palembang. Tari ini, antara lain, cocok dijadikan  materi muatan lokal karena memenuhi kriteria dalam kurikulum 1994.Kata kunci: Muatan lokal, seni tari,
SENI TARI SEBAGAI MUATAN LOKAL: Sebuah Alternatif (The Art of Dancing as an Alternative in Local Content Curriculum) Soetopo, Sungkowo
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 5, No 1 (2004)
Publisher : Department of Drama, Dance and Music, FBS, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v5i1.828

Abstract

Guru sekolah dasar, khususnya di Sematera Selatan bingung ketika para guru dihadapkan dengan mata pelajaran baru yang disebut Muatan lokal. Mereka harus mengajarkan matapelajaran muatan lokal (seni tari) sementara mereka tidak tahu apa yang harus diajarkan. Tulisan ini diharapkan dapat mengatasi kesulitan itu. Muatan lokal adalah mata pelajaran baru pada kurikulum 1994. Dahulu, materi muatan lokal dititipkan pada pelajaran lain, seperti PPKn., Bahasa Indonesia. Sekarang materi ini berdiri sendiri dan terpisah dari pelajaran Bahasa Indonesia, PPKn, dan sebagainya.Banyak materi muatan lokal yang dapat di ajarkan di sekolah dasar. Tetapi dalam artikel ini hanya dibicarakan tentang tari sebagai alternatif materi muatan lokal. Tari Gending Sriwijaya adalah tari tradisional Palembang. Tari ini, antara lain, cocok dijadikan  materi muatan lokal karena memenuhi kriteria dalam kurikulum 1994.Kata kunci: Muatan lokal, seni tari,