Pembangunan adalah proses yang lebih baik ke masa depan. Salah satu indikator yang menunjukkan belum tercapainya tujuan pembangunan nasional adalah kemiskinan di Indonesia masih cukup tinggi, tak terkecuali di Jawa Timur. Pada tahun 2020, dikatakan bahwa Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah penduduk miskinnya yang paling banyak di Indonesia. Hal ini juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Variabel bebas yang akan dibahas dalam penelitian ini antara lain tingkat pengangguran dan tenaga kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel, dengan analisis jalur. Data dalam penelitian ini adalah data presentase kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pengangguran terbuka, serta tenaga kerja di 38 kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Timur periode 2011-2020. Tujuan penelitian ini tidak lain adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengangguran, tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan, serta mengetahui hubungan tingkat pengangguran dan tenaga kerja melalui pertumbuhan ekonomi. Hasil analisis dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan, tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, tingkat pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi begitupun juga dengan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan.