Lilly Yulia Wasida
Institut Agama Kristen Negeri Manado

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

AGAMA DAN TANGGUNGJAWABNYA DALAM PEMBENTUKAN MORAL Lilly Yulia Wasida
Tumou Tou Volume III, Nomor 1, Januari 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.354 KB)

Abstract

Masalah moral di Indonesia kian memprihatinkan. Dalam mengatasi masalah moral ini banyak upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah baik melalui penegakan hukum maupun dalam pendidikan. Akan tetapi, itu saja belum cukup. Semua elemen masyarakat harus bekerjasama dalam mengatasi masalah moralitas yang kian merosot di bangsa kita ini. Agama sebagai salah satu institusi masyarakat pun memiliki tanggung jawab dalam mengatasi masalah moral ini. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran peran agama dalam pembentukan moralitas masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research), berupa buku, catatan dan hasil laporan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa agama memiliki peran yang ideal dalam pembentukan moralitas. Akhir tulisan ini khususnya membahas tentang tanggung jawab gereja dalam pembentukan moralitas dalam masyarakat. Sehingga, tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengingatkan kembali tugas dan panggilan agama di tengah masyarakat dan sebagai bahan evaluasi bagi agama (khususnya gereja).
Internalisasi Nilai-nilai Inklusivisme dalam Pembelajaran PAK di SMA Negeri 1 Tomohon Lilly Yulia Wasida
Tumou Tou Volume IV, Nomor 2, Juli 2017
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.175 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai inklusifisme dalam pembelajaran PAK di SMA Negeri 1 Tomohon. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan di SMA Negeri 1 Tomohon. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian maka disimpulkan: 1). Proses internalisasi nilai-nilai inklusifisme dalam pembelajaran PAK di SMA Negeri 1 Tomohon telah dilaksanakan dengan baik namun belum maksimal. 2). Faktor-faktor pendukung dalam proses internalisasi nilai-nilai inklusifisme dalam pembelajaran PAK di SMA Negeri 1 Tomohon yaitu dukungan dan kerja sama dari sekolah dalam menciptakan budaya inklusif dan ketersediaan buku paket siswa sesuai kurikulum 2013 yang sangat membantu proses pembelajaran yang dilakukan guru. 3) Sedangkan factor penghambat proses internalisasi nilai-nilai inklusifisme dalam pembelajaran PAK adalah beban kerja guru yang melebihi batas maksimal dan jumlah siswa dalam kelas yang sudah melebihi jumlah ideal. Dari kesimpulan tersebut maka disarankan supaya SMA Negeri 1 Tomohon menambah tenaga guru PAK baik PNS maupun tenaga honor namun yang berlatar belakang pendidikan Sarjana Pendidikan Kristen, bagi guru PAK supaya lebih berusaha dalam memperlengkapi diri sebelum melaksanakan pembelajaran dengan memberikan inovasi-inovasi dalam kegiatan atau praktek bagi siswa.
Pondok Baca “Sophia” sebagai Strategi Meningkatkan Minat MembacaAnakdi Desa Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan Lilly Yulia Wasida; Citra Yani Lamangga
DEDICATIO: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAKN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.37 KB)

Abstract

Mayoritas anak di desa Ransiki memiliki kemampuan literasi yang rendah. Terdapat berbagai faktor yang menyebabkan kemampuan literasi anak rendah di desa Ransiki, salah satunya adalah kurang maksimalnya fasilitas belajar yang ada di desa ini. Keadaan ini memengaruhi motivasi belajar anak dan memengaruhi minat membaca pada anak. Oleh karena itu, perlunya ketersediaan sarana pembelajaran/pendidikan yang memadai di desa atau juga distrik Ransiki untuk merangsang minat belajar bagi masyarakat di Ransiki, salah satunya lewat penyediaan fasilitas atau ruang baca. Mahasiswa KKN IAKN Manado berupaya memberikan solusi atas masalah pendidikan di desa Ransiki ini dengan membangun ruang baca bagi anak-anak. Program pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan Pondok Baca “Sophia”. Metode program ini adalah persiapan, sosialisasi, pembangunan pondok baca dan evaluasi serta pengembangan. Hasil dari program ini adalah masyarakat desa Ransiki, baik orang tua maupun anak-anak, sangat antusias dengan keberadaan Pondok Baca “Sophia” ini terlihat dari banyaknya pengunjung. Pondok Baca “Sophia” ini pun menunjukkan banyak dampak positif, tidak hanya pada aspek pendidikan melainkan juga sosial dan ekonomi.