Abdul Rahman Rusli
Dosen Fakultas Dakwah IAIN SU

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MUSIBAH DALAM PERSPEKTIF ALQURAN : Studi Analisis Tafsir Tematik Abdul Rahman Rusli
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 1 | No. 1 | 2012
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.341 KB)

Abstract

Salah satu kata yang sering diungkap oleh Alquran adalah berkenaan dengan musibah beserta derivasinya. Jika menelaah Alquran, maka kata musibah, yang berasal dari akar kata Asaba ini beserta derivasinya cukup banyak ditemukan, yakni ada  77 kali disebutkan. Khusus kata musibah disebutkan dalam Alquran sebanyak 10 kali. Ini menunjukkan bahwa kata tersebut memiliki nilai yang penting bagi manusia. Musibah yang datang kepada orang mukmin, adalah untuk menguji taraf keimanannya kepada Allah. Semakin mantap seorang Mukmin menyikapi musibah yang datang dengan bersikap sesuai dengan ketentuan Allah dan Rasul-Nya, maka semakin mantaplah keimanannya. Apa pun musibah yang datang kepada manusia, semuanya atas izin Allah. Dengan keyakinan demikian, harus disikapi dengan bijaksana dan bersikap sesuai dengan ketentuan-Nya.
STUDI TERHADAP KATA-KATA YANG SEMAKNA DENGAN MUSIBAH DALAM ALQURAN Abdul Rahman Rusli
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.808 KB)

Abstract

Kata-kata yang sepadan dengan kata musibah jika ditelusuri tidak membedakan sasaran yang dikenainya. Ia boleh jadi menimpa manusia yang saleh atau manusia yang biasa berbuat maksiat. Jika datang kepada manusia yang saleh, maka makna kata-kata tersebut harus dipandang sebagai penguji keimanan, tetapi jika menimpa orang yang biasa berbuat maksiat, maka harus diartikan sebagai siksaan. Kata-kata yang sepadan dengan musibah tersebut memiliki pelajaran yang positif bagi manusia. Pelajaran tersebut adalah bahwa bagi manusia yang suka melakukan kebaikan akan dibalas dengan kebaikan, dan bagi manusia yang suka melakukan kejahatan akan dibalas dengan kejahatan, baik di dunia maupun di akhirat. Inilah yang disebut dengan hukum sunnatullah. Dengan demikian, bagi yang orang yang berpikiran cerdas dan bijak akan berpikir seribu kali untuk melakukan kejahatan. Artikel ini membahas berkenaan cdengan studi terhadap kata-kata yang semakna dengan musibah dalam Alquran.