Muhammad Yeni Rahman Wahid
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi KH. Zainal Abidin Munawwir di Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta, 1989 M – 2014 M Muhammad Yeni Rahman Wahid
JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.866 KB) | DOI: 10.30829/j.v2i2.1735

Abstract

KH. Zainal Abidin Munawwir memiliki kontribusi yang cukup besar dalam kehidupan masyarakat, antara lain adalah pemikiran-pemikiran tentang ilmu fiqh, nasehat-nasehat dalam menyikapi permasalahan masyarakat masa kini, dan hasil dari pemikiran serta pendapatnya diwujudkan dalam menulis kitab /buku. Adapun kontibusi yang paling menonjol adalah peran Mbah Zainal dalam perkembangan dan kemajuan Pondok Pesantren  al-Munawwir Krapyak Yogyakarta, yang diwujudkan dengan mendirikan dua lembaga pendidikan agama klasik (salaf), yaitu: Madrasah Salaiyyah II dan Perguruan Tinggi Ma’had Aly al-Munawwir Krapyak. Untuk mengetahui lebih dalam tentang KH. Zainal Abidin Munawwir maka digunakan pendekatan biografi dan menggunakan teori peran sosial yang dikemukakan oleh Erving Goffman. Penelitian ini berusaha mengungkap sejarah perjalanan hidup K.H. Zainal Abidin Munawwir sejak lahir hingga wafatnya serta kontribusinya dalam masyarakat, sehingga dalam penulisannya, peneliti menggunakan metode historis.
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN AGAMA ISLAM DALAM KHASANAH TASAWUF Muhammad Yeni Rahman Wahid
JAMBE: Jurnal Sejarah Peradaban Islam Vol. 4 No. 1 (2022): JAMBE: Jurnal Sejarah Peradaban Islam
Publisher : Jurusan Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam ajaran agama Islam, terdapat tiga pokok ajaran yang penting yaitu Islam, Iman, dan Ihsan. Dari Islam melahirkan fiqih, dari Iman lahirlah aqidah, dan dari Ihsan lahirlah tasawuf. Namun, tidak banyak umat Islam pada masa sekarang mempelajari ketiga ajaran pokok tersebut, mereka lebih banyak mendalami fiqih saja serta mengesampingkan tentang ajaran tasawuf.Ajaran mengenai tasawuf pada hakikatnya selalu berkaitan dengan kehidupan manusia sehari-hari, kerena manusia sendiri merupakan makhluk rohaniah. Pada titik tertentu kesadaran keruhanian menjadi naluri alamiah manusia. Namun, keasadaran tersebut tidak bisa muncul dengan tiba-tiba, harus ada usaha tertentu, kecuali manusia yang selalu dzikir kepada Allah Sang Pencipta alam semesta. Oleh karena itu, tulisan ini membahas tentang sejarah, ajaran, metode-metode yang digunakan para ulama untuk menuju dunia tasawuf. Dalam Tulisan ini juga membahas tentang islamisasi agama Islam dari ajaran-ajaran tasawuf hingga bisa masuk ke Nusantara.