Ahmad ,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BEST PRACTISE PEMBIMBINGAN GURU DALAM PEMBUATAN SILABUS DAN RPP MELALUI IN HOUSE TRAINING PADA SMK SMK NEGERI 2 TAKALAR Ahmad ,
Jurnal Ilmiah Pena: Sains dan Ilmu Pendidikan Vol 9, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Pena Volume 9 Nomor 2 November 2017
Publisher : STKIP Pembangunan Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51336/jip.v9i2.113

Abstract

Hasil dari pembimbingan ini adalah Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa program tahunan 17 orang atau 85% dengan kategori amat baik, dan hanya 3 orang atau 15% dengan kategori baik, dan tak seorang pun yang tidak menyusun administrasi pembelajaran. Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa program semester 17 orang atau 85% dengan kategori amat baik, dan ada 2 orang atau 10% dengan kategori baik serta hanya 1 orang atau 5% kategori cukup. Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa program silabus 17 orang atau 85% dengan kategori amat baik, dan hanya 3 orang atau 15% dengan kategori baik. Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 19 orang atau 95% dengan kategori amat baik, dan hanya 1 orang atau 5% dengan kategori baik. Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa Bahan Ajar 4 orang atau 20% dengan kategori amat baik dan 10 orang atau 50% dengan kategori baik, hanya 6 orang atau 30% dengan kategori cukup. Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa Lembar Kegiatan Siswa (LKS) 3 orang atau 15% dengan kategori amat baik dan 6 orang atau 30% dengan kategori baik, 9 orang atau 45% kategori cukup, dan hanya 2 orang atau 10% kategori kurang. Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa instrument penilaian 7 orang atau 35% dengan kategori amat baik, dan 7 orang atau 35% dengan kategori baik, serta 6 orang atau 30% dengan kategori cukup. Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa Daftar Nilai 20 orang atau 100% dengan kategori amat baik, dan tak seorang pun mendapat nilai baik, cukup, dan kurang. Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa Absen siswa 20 orang atau 100% dengan kategori amat baik, dan tak seorang pun mendapatkan nilai baik, cukup atau kurang. Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa Analisis Ulangan Harian 4 orang atau 20% dengan kategori amat baik, dan 4 orang atau 20% dengan kategori baik, serta 12 orang atau 60% kategori cukup. Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa program perbaikan dan pengayaan 1 orang atau 5% dengan kategori amat baik, dan 5 orang atau 25% dengan kategori baik, serta 14 orang atau 70% kategori cukup. Persentase guru yang telah menyusun administrasi pembelajaran berupa jurnal guru 5 orang atau 25% dengan kategori amat baik, dan 13 orang atau 65% dengan kategori baik, dan hanya 2 orang atau 10% dengan kategori cukup.