This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ibn Abbas
Katimin Nur Aisah Simamora Fathia Nuzula
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DEVELOPMENT OF THE INTERPRETATION OF AHL AL-KITÂB IN THE BOOK OF CONTEMPORARY INTERPRETATION IN INDONESIA Katimin Nur Aisah Simamora Fathia Nuzula
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 2, No 2 (2019): Oktober-Maret
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3609.834 KB) | DOI: 10.9876/jia.v2i2.7452

Abstract

Karya ini untuk meneliti perkembangan penafsiran tentang Ahl al-Kitâb di dalam kitab-kitab tafsir kontemporer di Indonesia. Kitab tafsir kontemporer yang dibahas disini adalah Kitab Tafsir Al-Qur’anul Karim Karya Ulama 3 Serangkai. Kitab Tafsir An-Nur karya T. M. Hasbi Ash-Shiddieqy. Kitab Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Dan terakhir Kitab Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Karena itu penulis meneliti agar mengetahui, apakah benar terjadi perkembangan terhadap penafsiran Ahl al-Kitâb di dalam Tafsir Kontemporer di Indonesia? Term ahl al-kitâb disebutkan secara langsung dalam Alquran sebanyak 31 kali dan tersebar pada 9 surat yang berbeda. Kesembilan surat tersebut adalah al-Baqarah, Ali ‘Imran, an-Nisa’, al-Ma’idah, al-Ankabut, al-Ahzab, al-Hadid, al-Hasyr dan al-Bayyinah. Dari kesembilan surat ini hanya al-Ankabut-lah yang termasuk dalam surat Makkiyah dan selebihnya termasuk dalam surat-surat Madaniyyah. Para ulama sepakat bahwa kaum Yahudi dan Kaum Nasrani adalah termasuk golongan ahl al-kitâb. Persoalan yang sering kali menjadi topik diskusi adalah mengenai siapa saja yang disebut ahl al-kitâb. Sejak perkembangan Islam, apakah ahl al-kitâb yang diperkenalkan Alquran itu masih ada atau tidak, sehingga keberadaannya di dalam Alquran hanya sekedar menjadi informasi historis. Dan apakah penganut kepercayaan lain, yaitu Hindu, Buddha, Majusi, Zoroaster, Konfusianisme, Taoisme dan Shinto dapat digolongkan kedalam golongan ahl al-kitâb atau tidak?.