Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : YUME : Journal of Management

Hubungan Antara Toxic Parenting Dengan Relationship Commitment Pada Dewasa Awal Hutapea, Yohana; Kusumiati, Ratriana Yuliastuti Endang
YUME : Journal of Management Vol 8, No 1.1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i1.8180

Abstract

Early adulthood is a crucial stage in a person's life journey. Besides being at the peak of physical condition, individuals at this age also tend to have a stable personality that does not change significantly. The family is one of the most fundamental constructs of human relationships and has a significant impact on a person's life. In a family, parenting serves as a way to raise and educate children by teaching them everything related to adult life. Toxic parenting has become a prevalent phenomenon in our society today. Toxic parenting refers to an inappropriate parenting style that can have negative impacts on children. It occurs when parents fail to treat their children according to their individual needs. Parents with toxic parenting tendencies are often unwilling to show respect, compromise, or treat their children with kindness. They believe they are always right and focus solely on their own desires without considering the needs of their children. Kata Kunci: Toxic parenting,  relationship commitment,Dewasa awal.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Dan Kesiapan Pernikahan Pada Dewasa Awal Dengan Latar Belakang Keluarga Broken Home Picauly, Viona Adinda Putri; Kusumiati, Ratriana Yuliastuti Endang
YUME : Journal of Management Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i1.8431

Abstract

Pernikahan merupakan salah satu fase penting dalam perkembangan individu, khususnya bagi dewasa awal. Namun, kesiapan pernikahan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk latar belakang keluarga dan dukungan sosial yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan kesiapan pernikahan pada individu dewasa awal yang berasal dari keluarga broken home. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Partisipan penelitian terdiri dari sejumlah individu dewasa awal yang memiliki latar belakang keluarga broken home. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan skala dukungan sosial dan skala kesiapan pernikahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan kesiapan pernikahan pada dewasa awal dengan latar belakang keluarga broken home, yang ditunjukkan oleh nilai korelasi r = -0.078 dengan signifikansi 0.402 (p > 0,05). Selain itu, hasil kategorisasi skor menunjukkan bahwa rata-rata partisipan memiliki tingkat dukungan sosial dan kesiapan pernikahan dalam kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor selain dukungan sosial kemungkinan lebih berpengaruh terhadap kesiapan pernikahan pada individu dengan latar belakang keluarga broken home. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Kesiapan Pernikahan, Dewasa Awal, Broken Home.
Hubungan Kesiapan Pernikahan Dengan Kepuasan Pernikahan Pada Dewasa Awal Yang Sudah Menikah Ningrum, Firanti Widi; Kusumiati, Ratriana Yuliastuti Endang
YUME : Journal of Management Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i2.8888

Abstract

Pernikahan merupakan salah satu fase penting dalam kehidupan dewasa awal, namun tidak semua individu memiliki kesiapan yang optimal untuk menjalaninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesiapan pernikahan dan kepuasan pernikahan pada individu dewasa awal yang telah menikah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 83 partisipan yang berusia antara 21 hingga 40 tahun dan telah menikah menjadi responden dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui dua instrumen, yaitu Criteria for Marriage Readiness Questionnaire (CMRQ) untuk mengukur kesiapan pernikahan dan Enrich Marital Satisfaction Scale (EMS) untuk mengukur kepuasan pernikahan. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dan menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kesiapan pernikahan dan kepuasan pernikahan (r = 0,384; p < 0,05). Hasil deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas partisipan berada pada kategori sedang baik dalam kesiapan maupun kepuasan pernikahan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kesiapan individu dalam memasuki pernikahan, maka semakin tinggi pula tingkat kepuasan yang dirasakan dalam kehidupan pernikahan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pasangan muda maupun lembaga konseling untuk memperhatikan aspek kesiapan pernikahan sebagai langkah preventif dalam membangun relasi pernikahan yang sehat dan memuaskan.Kata Kunci: Kesiapan Pernikahan; Kepuasan Pernikahan; Dewasa Awal; Hubungan Pernikahan.
Hubungan Antara Intimacy Dengan Kepuasan Pernikahan Pada Pasangan Yang Menjalani Long Distance Relationship Saupa, Rosa Marsella Sinensis; Kusumiati, Ratriana Yuliastuti Endang
YUME : Journal of Management Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i1.8617

Abstract

Long Distance Marriage (LDM) merupakan kondisi dimana pasangan terpisah secara geografis, sehingga interaksi fisik menjadi terbatas. Kondisi ini menghadirkan tantangan bagi pasangan dalam mengekspresikan perasaan dan mempertahankan kualitas hubungan, khususnya dalam aspek komunikasi, kepercayaan, dan komitmen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dengan tujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara intimacy dengan kepuasan pernikahan pada pasangan yang menjalani long distance marriage. Sampel pada penelitian ini berjumlah 75 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara intimacy dengan kepuasan pernikahan dengan korelasi kedua variabel sebesar 0,649 dengan signifikansi 0,001 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah hipotesis yang diajukan diterima. Adapun sumbangan efektif dari intimacy terhadap kepuasan pernikahan sebesar 42,12%, sementara sisanya 57,88% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel yang diteliti.Kata Kunci : Intimacy, Kepuasan Pernikahan, Long Distance Marriage