Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Blokade Qatar oleh Empat Negara Semenanjung Arab Dilihat dari Paradigma Konstruktivis Hasya Hanifan
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v2i1.515

Abstract

Tulisan ini akan membahas mengenai kasus blokade negara Qatar oleh empat negara Gulf yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Bahrain pada tahun 2017. Konflik antara negara Qatar dan negara semenanjung Arab lainnya sudah cukup lama terjadi. Hal ini berlanjut pada pemutusan hubungan kerjasama baik dalam hal ekonomi maupun politik, yang diwujudkan dalam aksi blokade. Penulis akan menggunakan paradigma konstruktivis dalam meneliti konflik ini untuk melihat apakah aksi blokade merupakan hasil dari pembentukan identitas dan persepsi yang dibuat oleh Arab yang membuat tindakan Qatar dianggap sebagai tindakan yang akan membahayakan bagi negara mereka, dan juga interpretasi keempat negara terhadap Qatar. Serta untuk menjelaskan definisi keamanan bagi Arab Saudi sehingga membuat Qatar menjadi ancaman bagi keamanan regional. Argumen utama dari penelitian ini adalah terjadinya blokade Qatar diakibatkan oleh pembentukan identitas negara Qatar oleh empat negara Gulf yang merupakan hasil dari paradigma konstruktivis. Konstruktivis melihat bahwa pembentukan identitas Qatar sebagai negara pendukung kelompok teroris membuat blokade ini terjadi.Kata kunci: Qatar, Blokade, GCC.
Blokade Qatar Oleh Empat Negara Semenanjung Arab Dilihat Dari Paradigma Konstruktivis Hasya Hanifan
Jurnal PIR : Power in International Relations Vol 5, No 2 (2021): PIR FEBRUARI 2021
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/pir.5.2.2021.97-110

Abstract

Tulisan ini akan membahas mengenai kasus blokade negara Qatar oleh empat negara Gulf yakni Arab Saudi, Uni Emirate Arab, Mesir, dan Bahrain. Konflik antara negara Qatar dan negara semenanjung Arab lainnya sudah cukup lama terjadi. Hal ini berlanjut pada pemutusan hubungan kerjasama baik dalam hal ekonomi maupun politik, yang di wujudkan dalam aksi blokade. Penulis akan menggunakan paradigma konstruktivis dalam meneliti konflik ini untuk melihat apakah aksi blokade merupakan hasil dari pembentukan identitas dan persepsi yang dibuat oleh Arab yang membuat tindakan Qatar dianggap sebagai tindakan yang akan membahayakan bagi negara mereka, dan juga interpretasi ke empat negara terhadap Qatar. Serta untuk menjelaskan definisi keamanan bagi Arab Saudi sehingga membuat Qatar menjadi ancaman bagi keamanan regional. Argumen utama dari penelitian ini adalah terjadinya blokade Qatar diakibatkan oleh pembentukan identitas negara Qatar oleh empat negara Gulf yang merupakan hasil dari paradigma konstruktivis.