Sahrul Tanjung
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGELOLAAN ORGANISASI PENDIDIKAN MELALUI SISTEM PENGELOLAAN KEBIJAKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF (Untuk Peningkatan Kualitas SDM Pengelola Pendidikan) Sahrul Tanjung
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2018): BENCMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.75 KB) | DOI: 10.30821/benchmarking.v2i1.6919

Abstract

Sudah saatnya masyarakat mulai berbenah diri untuk melakukan perubahan strategikebijakan pengelolaan lembaga pendidikan yang berorientasi pada pemikiran bisnis,hal ini disebabkan karena pemerintah Indonesia memiliki keterbatasan keuangandalam melakukan investasi pendidikan, sehingga pengelolaan pendidikan nasionalkurang efektif.Dalam upaya menanggulangi situasi seperti tersebut perlu adanya wacana sistem pengelolaan pendidikan sosial bergeser pada sistem pengelolaaninterprise yang berorientasi pada keungguln kompetitif dengan mengembangkanprinsip bisnis yang terpusat pada kepuasan layanan pengguna jasa pendidikan.Tentunya wacana strategi kebijakan pengelolaan keunggulan kompetitif tersebutmenjadi tantangan besar bagi setiap lembaga pendidikan di Indonesia dan akanmenjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan masa depan.
STRATEGI PENGELOLAAN ORGANISASI PENDIDIKAN MELALUI SISTEM PENGELOLAAN KEBIJAKAN KEUNGGULAN KOMPETITI(Untuk Peningkatan Kualitas SDM Pengelola Pendidikan) Sahrul Tanjung
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2020): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/benchmarking.v4i2.6917

Abstract

It is time for the community to start to improve themselves to make changes to the strategy for managing educational institutions that are business-oriented, this is because the Indonesian government has financial limitations in investing in education, so the management of national education is less effective. In an effort to overcome such situations, there is a need for discourse the social education management system shifted to an interprise management system that was oriented towards competitive advantage by developing business principles that were centered on the satisfaction of educational service users. Of course, the discourse on the policy strategy for managing competitive advantage is a big challenge for every educational institution in